• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Koperasi Kredit di NTT Belum Miliki Data tentang Perannya Atasi Kemiskinan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 5 mins read
A A
0
Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo melakukan pengukuran tinggi badan anak stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (dok. BKKBN)

Kepala BKKBN, Hasto Wardoyo melakukan pengukuran tinggi badan anak stunting di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Provinsi Nusa Tenggara Timur (dok. BKKBN)

0
SHARES
273
VIEWS

Kupang– Ketua Pusat Koperasi Kredit (Puskopdit) Bekatigade Timor, Vincentius Rapu mengatakan kemiskinan dan penyakit stunting di NTT menjadi pekerjaan rumah dan tantangan bagi koperasi kredit. Sehingga koperasi kredit diharapkan tahun mendatang memiliki data pasti tentang persentase peningkatan kesejahteraan anggotanya secara periodik.

Data in nantinyai memberikan gambaran bahwa koperasi berperan menurunkan tingkat kemiskinan anggotanya. Itu artinya mengurangi juga angka penderita stunting di NTT.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

“Jika kesejahteraan anggota meningkat, otomatis stunting dapat diturunkan,” kata Vincentius dalam wawancara dengan KatongNTT.com di sela rangkaian acara Inkopdit di Kota Kupang, Senin, 25 Juli 2022.

Menurut dia, tantangan ini dimungkinkan untuk dikerjasamakan oleh koperasi-koperasi di NTT secara erat.

Vincentius menanggapi munculnya pertanyaan tentang peran koperasi kredit untuk menurunkan tingkat kemiskinan dan stunting dalam forum diskusi anggota koperasi kredit, Senin, 25 Juli 2022. Forum diskusi ini sebagai rangkaian memeriahkan Rapat Anggota Tahun 2021 yang diselenggarakan Induk Koperasi Kredit Indonesia di Kota Kupang.     

Menurut laporan Badan Pusat Statistik 2021, NTT menempati posisi provinsi ketiga termiskin di Indonesia setelah Papua dan Papua Barat.

Hasil Studi Status Gizi Indonesia 2021 menyebutkan, ada 15 kabupaten di NTT yang berkategori merah dalam kasus stunting. Kategori merah ini berarti prevalensi stunting masih berada di atas 30 persen. 15 Kabupaten di NTT dengan status merah adalah Timor Tengah Selatan (TTS), Timor Tengah Utara (TTU), Alor, Manggarai Timur, Kabupaten Kupang, Rote Ndao, Belu, Manggarai Barat, Sumba Barat,  Sumba Barat  Daya, Sumba Tengah, Sabu Rajua, Manggarai , Lembata dan Malaka.  Bahkan prevalansi stunting di TTS dan TTU di atas 46 persen.  

Tidak ada satupun kabupaten di NTT yang berkategori hijau yakni persentasinya berkisar 10-20 persen untuk kasus stunting.

Sebaliknya, pertumbuhan koperasi kredit di NTT signifikan. Saat ini jumlah anggotanya mencapai 1,3 juta orang  atau sekitar 20 persen dari total jumlah penduduk NTT sebanyak 5 juta orang. Menurut Vincentius, tingkat partisipasi masyarakat NTT terhadap koperasi merupakan yang tertinggi di Indonesia. Bahkan aset seluruh koperasi kredit NTT mencapai Rp 8 triliun.  

Tabel Anggota Puskopdit Bekatigade Timor dan Jumlah Aset    

Swasti Sari            936.049.684.002
 Serviam            344.012.436.591
 Solidaritas            123.882.881.935
 Citra Hidup Tribuana            115.261.403.029
 Adiguna            104.621.384.921
 Samamora              53.177.406.556
 Sami Jaya              52.226.399.538
 Sehati              51.308.579.265
 Monafen              38.507.429.016
 Timau              30.561.814.987
 Familia              29.077.164.882
 Lego-lego              13.989.513.905
 Harmoni              13.113.778.191
 Dolorosa                9.972.853.877
 Embu Welu                4.846.112.655
 Perempuan Alfa Omega                2.811.128.273
 Harapan Sejahtera                2.252.507.858
 Rana Mese                1.640.910.238
 Sanyona                1.568.302.528
 Corypha Gebanga                1.512.823.311
 Sesawi                1.271.466.945
 Husar Binan                   918.783.434
Sumber: Puskopdit Bekatigade Timor, 202

Menarget Generasi Milenial NTT

Koperasi Kredit di NTT juga semakin gencar menarget generasi milenial.  Menurut Vincentius, program menjangkau kelompok milenial sudah disepakati akan digelar bertepatan dengan Hari Koperasi Kredit Dunia pada Oktober 2022 di Sumba.

“Kami akan melakukan aktivitas yang menyasar untuk sekolah menengah dan perguruan tinggi. Kami akan menyelenggarakan olah raga, pentas seni, lomba pidato, cerdas cermat,” ujarnya.

Menurut Vincentius, kegiatan semacam ini diadakan untuk menunjukkan kepada para milenial bahwa koperasi itu seperti yang mereka alami sehari-hari. “ Mereka selama ini memandang koperasi itu untuk orang tua. Kita ubah mindsetnya,” pungkas Vincentius.

Martonsius Juang, manajer area Obormas dI Sikka dan Daratan Timor, NTT saat menggelar pameran UKM di halaman hotel Kristal, Kota Kupang, Senin, 25 Juli 2022. (Rita-KatongNTT.com)

Koperasi Kredit Obormas yang berkantor pusat di Maumere, Kabupaten Sikka memiliki produk untuk para milenial yang usia sekolah dari TK hingga SD. 

Martonsius Juang sebagai manajer area Sikka dan Daratan Timor mengatakan, Obormas menyediakan produk simpanan pendidikan untuk anak sekolah TK hingga SD. Setiap hari anak disarankan menabung minimal Rp 1.000 per hari.  

Setiap hari Sabtu, mobil operasional Obormas akan datang ke sekolah-sekolah untuk menerima dana simpanan anak-anak milenial.

“Kami bekerjasama dengan sekolah-sekolah TK sampai SD supaya punya simpanan pendidikan,” kata Martonsius kepada KatongNTT.com pada Senin, 26 Juli 2022.

Produk simpanan pendidikan, menurut Martonsius sebagai upaya Obormas dan penyelenggara sekolah  untuk membudayakan menabung sejak usia dini. (Rita)  

Tags: #GenerasiMilenial#kemiskinanntt#Koperasikredit#PuskopditBekatigadeTimor#stunting
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati