• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

BMKG Sebut NTT dan Sebagian Wilayah Lainnya Alami Monsun Break, Apa Artinya?

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Ilustrasi hujan petir (Basis13.com)

Ilustrasi hujan petir (Basis13.com)

0
SHARES
358
VIEWS

Kupang– Sekalipun sudah memasuki musim hujan, sebagian besar wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur mengalami panas terik.  Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika NTT, saat ini di sebagian wilayah Indonesia sedang mengalami monsun break.

Seperti hari ini, BMKG melaporkan potensi hujan disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi di beberapa wilayah di NTT hari ini, 13 Desember 2022. Yakni Kota Kupang, Kupang, Malaka, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu, Manggarai, Manggarai Barat, dan Ngada.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Namun, matahari bersinar terik pagi ini di Kota Kupang. Angin semilir saja tidak muncul.

Baca juga: Kepala BMKG: Semakin Tinggi Kertidakpastian dan Kompleksitas Fenomena Alam

Mengapa monsun break terjadi di sebagian wilayah Indonesia termasuk NTT? Menurut BMKG,  monsun break adalah fase di mana intensitas hujan menurun setiap tahunnya pada saat musim hujan.  Fase ini sudah umum terjadi di setiap tahun. Fase ini bukan berarti tidak ada hujan sama sekali. Namun intensitasnya menurun dibanding sebelumnya.

“Monsun break biasanya sering terjadi di bulan Desember atau sebelum memasuki puncak musim hujan,” kata BMKG menjelaskan kepada KatongNTT.com,  Selasa, 13 Desember 2022.

Baca juga: BMKG Ingatkan Potensi Tinggi Gelombang 5 Meter di NTT

Setelah fase monsun break terlewati, intensitas hujan akan kembali meningkat karena saat ini suhu permukaan laut di NTT dan Indonesia masih hangat. Itu artinya masih cukup banyak suplai uap air untuk mendukung proses pertumbuhan awan hujan. Dan, didukung oleh kelembaban udara tiap lapisan yang masih cukup basah.

Berdasarkan analisa prakiraan cuaca Stamet  El Tari Kupang, untuk wilayah NTT diperkirakan 2 hingga 3 hari ke depan hujan akan kembali normal.*****

 

 

 

Tags: ##BMKGNTT#Cuacahariini#Kotakupang#Monsunbreak#Musimhujan#musimkemarauntt
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati