Ilustrasi NPWP (Pajakonline)

Ilustrasi NPWP (Pajakonline)

Kupang – Sebanyak 19 juta nomor indul kependudukan (NIK) sudah dapat digunakan sebagai nomor pokok wajib pajak (NPWP).

Penggunaan NIK sebagai nomor NPWP merupakan hasil kerjasama Direktorat Jenderal Pajak Kementerian Keuangan dengan Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri.

Direktur Jenderal Kementerian Keuangan Suryo Utomo mengatakan sebanyak 19 juta NIK tersebut kini dapat melakukan transaksi mengenai perpajakan maupun mengakses laman resmi Direktorat Jenderal Pajak dengan menggunakan NIK.

“Ini merupakan awal karena baru 19 juta NIK yang kami dapat lakukan pemadanan dengan Direktorat Jenderal Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil,” kata Suryo dalam acara Perayaan Hari Pajak di Jakarta, Selasa, sebagaimana dikutip dari Antara.

Menurut Suryo, jumlah NIK yang dapat digunaka untuk NPWP secara bertahap akan bertambah mengingat basis data yang sangat banyak. Sehingga Direktorat Jenderal Pajak memerlukan waktu untuk pemutakhiran NIK sebagai NPWP.

Pemutakhiran dan pemadanan NIK dengan NPWP berlangsung sejak 14 Juli 2022.

Suryo menjelaskan tujuan dari implementasi penggunakan NIK sebagai NPWP adalah untuk memudahkan wajib pajak dalam bertransaksi mengenai perpajakan.

“Tujuannya untuk memudahkan karena kadang-kadang kami pun suka lupa NPWP kami tapi kami tidak lupa NIK kami,” ujarnya.

Suryo pun berharap hal ini dapat menjadi langkah awal dalam menyinergikan data dan informasi yang terkumpul di beberapa kementerian/lembaga maupun pihak lain dengan sistem administrasi serupa.

Menteri Keuangan Sri Mulyani didampingi Suryo langsung mencoba penggunaan NIK sebagai NPWP.

“Saya sudah mencobanya sendiri kemarin saat peresmian implementasi NIK sebagai NPWP dalam rangkaian acara Peringatan Hari Pajak Ke 77,” kata Sri Mulyani sebagai dikutip dari CNBC, Rabu, 20 Juli 2022.

“Selain bertujuan menyederhanakan perpajakan, penggantian NIK sebagai NPWP ini juga merupakan bagian dari reformasi perpajakan jilid II,” kata Sri Mulyani melalui akun Instagram resmi miliknya. (Antara/CNBC/Rita)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *