• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Februari 1, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

Oktaf Alexander Sekatu sebagai Ketua umum Pembudidayaan rumput laut Lifuleo  mengatakan, sedikitnya 85 petani rumput laut terkena dampak limbah batubara PLTU Timor –1 sejak tahun 2023

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 minggu ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan, Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Rumput laut milik nelayan desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

Rumput laut milik nelayan desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

0
SHARES
43
VIEWS

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara PLTU Timor-1 telah mencemarkan Laut Timor. Dampak pencemaran itu, rumput laut milik nelayan rusak sudah tiga tahun atau sejak PLTU Timor -1 beroperasi.

“Teman-teman masih telusuri, tadi saya sudah koordinasi dengan mereka.  Saya lagi menunggu hasilnya bagaimana dengan informasi ini. Coba validasi ke lokasi.,” kata Jusuf Otiswan Maromon, Manager Komunikasi dan TJSL PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah NTT kepada KatongNTT, Rabu, 7 Januari 2026.

BacaJuga

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026
Limbah batubara diduga bersumber dari kapal tongkang yang membawa batubara untuk bahan bakar PLTU TIMOR -1. (Oktaf Saketu)

Nelayan: Batubara PLTU Timor -1 Cemari Laut Timor, Tak Ada yang Peduli

5 Januari 2026

Baca juga: Nelayan: Batubara PLTU Timor -1 Cemari Laut Timor, Tak Ada yang Peduli

Menurut Otis, ada banyak stakeholder yang terlibat seperti perusahaan pemilik kapal tongkang yang mengambil batubara dari Kalimantan dan yang melakukan bongkar muat batubara.

“Kami akan usut, validasi kebenaran informasi ini. Kita akan telusuri semua sampai yang bawa ini, transporter, kemudian di situ ada bagian angkut dari kapal ke penyimpanan, kita akan telusuri ke mereka,” ujar Otis.

PLN juga akan mencari tahu penyebabnya apakah keteledoran atau kesengajaan mengingat temuan nelayan bahwa benda berwarna hitam pekat mirip aspal ini muncul setiap 2-3 bulan atau 4 kali dalam setahun.

Dia mengatakan, untuk membuktikan terjadi pencemaran air laut perlu dilakukan uji laboratium. Dia belum mendapat informasi apakah PLN sudah pernah melakukan uji laboratorium tentang temuan nelayan tersebut.

“Saya baru 3 bulan di posisi ini di Kupang, saya belum menerima informasi,” ujar Otis.

Baca juga: Nelayan Minta Pemerintah Ungkap Limbah Hitam di Pantai Tablolong

Oktaf Alexander Sekatu sebagai Ketua umum Pembudidayaan rumput laut Lifuleo  mengatakan, sedikitnya 85 petani rumput laut terkena dampak limbah batubara PLTU Timor –1 sejak tahun 2023. Para nelayan dari dua desa yang berdekatan dengan lokasi PLTU Timor-1, Lifuleo dan Tablolong, sudah tiga tahun ini mengeluhkan bahkan memprotes keras limbah batubara ini yang bukan saja telah mencemari Laut Timor, namun juga menghancurkan rumput laut budidaya para petani. Selain itu limbah ini telah merusak terumbu karang yang berfungsi sebagai rumah bagi ikan-ikan. *****

 

 

 

Tags: #Batubara#DesaLifuleo#DesaTablolong#PLN#PLTUTimor-1#rumputlautNTT
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Limbah batubara diduga bersumber dari kapal tongkang yang membawa batubara untuk bahan bakar PLTU TIMOR -1. (Oktaf Saketu)

Nelayan: Batubara PLTU Timor -1 Cemari Laut Timor, Tak Ada yang Peduli

by Rita Hasugian
5 Januari 2026
0

Kupang - Benda seperti serabut berwarna hitam mengambang di permukaan air laut sepanjang pantai Desa Lifuleo, Kecamatan Kupang Barat, Kabupaten...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati