• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Rambangaru di Sumba Timur Alami Kekeringan Ekstrem

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi - Lahan pertanian yang kering akibat hari tanpa hujan di Kabupaten Kupang, Pulau Timor, NTT. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Ilustrasi - Lahan pertanian yang kering akibat hari tanpa hujan di Kabupaten Kupang, Pulau Timor, NTT. (ANTARA/Aloysius Lewokeda)

0
SHARES
139
VIEWS

Kupang – Wilayah Rambangaru di Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) diperkirakan mengalami hari tanpa hujan atau HTH kategori ekstrem panjang. Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan wilayah tersebut mengalami HTH dengan lebih dari 60 hari.

“Daerah dengan kategori ekstrem panjang ini rawan akan ancaman kekeringan dengan kondisi HTH lebih dari 60 hari,” kata Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II Kupang BMKG Rahmattulloh Adji dalam keterangan yang diterima di Kupang, Selasa, (31/5/2022).

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Menurut Adji, pemantauan HTH berturut-turut dasarian III Mei 2022 diperbaharui per 31 Mei 2022. Pada umumnya, wilayah NTT mengalami HTH dengan kategori sangat pendek atau 1-5 hari.

Namun beberapa wilayah mengalami HTH kategori sangat panjang yakni 21-30 hari. Wilayah tersebut yakni sekitar Warukasu Ende, sekitar Wairing Lembata, sekitar Kawangu dan Kamanggih Sumba Timur, sekitar Stramet, Tardamu, dan Daieko Sabu Raijua.

Baca juga: Waspadai Kebakaran Hutan dan Lahan di NTT

Selain itu di Kota Kupang sekitar Mapoli, Fatubena, dan Fatubesi, Kabupaten Kupang sekitar Oekabilti, Camplong, Baumata, Oelnasi, Oenesu, dan Oemofa, serta Timor Tengah Utara sekitar Batu Putih.

Daerah yang mengalami HTH kategori sangat panjang dan kategori ekstrem panjang diminta untuk mengantisipasi kekeringan meteorologis. Adji mengatakan, ancaman kekeringan dapat berdampak pada krisis air bersih maupun rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Masyarakat perlu memiliki ketersediaan air yang cukup untuk kebutuhan dalam menghadapi ancaman kekeringan selama musim kemarau,” kata Adji.[Joe]

Tags: #haritanpahujan#haritanpahujandintt#kekeringan#kekeringandintt#kekeringanekstrem
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati