Tingkatkan Ekspor ke Eropa dan Afrika, Pulau Coffee Jajaki Kopi Flores

CEO Bima Tikhe Berkat Verra Victoria MBA (paling kanan) giat mempromosikan dan ekspor kopi dari berbagai daerah di Indonesia.

CEO Bima Tikhe Berkat Verra Victoria MBA (paling kanan) giat mempromosikan dan ekspor kopi dari berbagai daerah di Indonesia (Ist)

Jakarta – PT Bima Tikhe Berkat dan salah satu importir Belanda telah menandatangani kesepakatan (memorandum of understanding/MoU) penjualan biji kopi mentah (green beans) dari Indonesia. Biji kopi akan dipasarkan ke sejumlah negara di Eropa hingga Afrika. Kopi asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) merupakan salah satu yang mulai dijajaki.

CEO Bima Tikhe Berkat Verra Victoria MBA, Jumat (22/4/2022), menjelaskan kerja sama distribusi dengan importir Belanda memudahkan jangkauan masyarakat Eropa hingga Turki dan Maroko mendapatkan kopi varietas terbaik dari Indonesia. Perusahaan yang membesut brand Pulau Coffee tersebut mengirimkan biji kopi dari Sumatera, Jawa dan Toraja yang sudah cukup dikenal.

“Kerja sama distribusi akan berlaku selama tiga tahun ke depan. Ini dapat menjangkau lebih banyak negara lainnya seperti Turki yang menjadi target tahun ini dan sempat bertemu beberapa importir kopi,” jelas Verra kepada KatongNTT.com.

Dia sempat melakukan beberapa riset ringan mengenai pasokan kopi Indonesia di Turki dan negara tersebut bisa menjadi target pasar. Kopi yang akan dipasarkan juga akan berasal dari daerah lain di Indonesia yang juga mempunyai cita rasa tinggi.

“Di Eropa hanya dikenal beberapa origin saja seperti Sumatera Mandheling dan Sulawesi Kalosi. Dengan kerja sama ini diharapkan kopi dari daerah lain yang juga memiliki citra rasa tinggi mendapatkan tempat yang sama untuk dikenalkan di kawasan Eropa dan sekitarnya. Jadi, kopi Indonesia bisa bersaing dengan kopi dari Amerika Latin dan Afrika,” ungkap Verra.

Upaya mempromosikan beberapa varietas biji kopi dari berbagai wilayah Indonesia yang belum dikenal masyarakat Eropa merupakan peluang yang baik. Apalagi, Pemerintah Indonesia mendukung kegiatan bisnis ekspor produk perkebunan, khususnya kopi menjadi salah satu komoditas unggulan.

“Kami juga jajaki Kopi Flores karena mempunyai cita rasa khusus yang sangat pas untuk dijadikan Espresso dan Cappucino,” ujar wanita yang juga aktif sebagai Pengurus dan Komite Perdagangangan Indonesia Business Council untuk Qatar dan Kuwait.

 PT Bima Tikhe Berkat memiliki pasokan kopi dari wilayah Sumatera Utara dan juga banyak bekerja sama dengan para petani kopi di berbagai daerah di Indonesia. Perusahaan ini juga sudah mengikuti berbagai kegiatan pameran internasional di Eropa, Asia dan Timur Tengah. Beberapa produk Ready to Drink dan biji kopi kemasan sudah ada di retail Kemchick Pacific Place dan Pantai Indah Kapuk 2 yang dikenal dengan brand Pulau Coffee sejak tahun 2018. [K-02]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *