• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, September 30, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Waspada Banjir, Belu Berpotensi Hujan Selama 3 Hari

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Waspada Banjir, Belu Berpotensi Hujan Selama 3 Hari
0
SHARES
39
VIEWS

Kupang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan terjadinya hujan intensitas sedang hingga lebat yang bakal mengguyur wilayah Kabupaten Belu sejak 18 – 20 Desember 2023.

Untuk itu BMKG mengimbau masyarakat agar waspada terjadinya banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Sti Nenot’ek, mengatakan ini dalam keterangan persnya Senin 18 Desember 2023.

Baca juga : 11 Wilayah NTT Tak Akan Hujan Untuk Waktu Lama

Ia memaparkan wilayah yang berpotensi hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat konsisten terjadi dari 18 – 20 Desember 2023.

Pada 18 Desember 2023 kondisi ini terjadi di Belu dan Malaka. Kemudian pada 19 Desember 2023 terjadi di Belu, dan TTU. Sedangkan pada 20 Desember 2023 terjadi di Belu, Malaka, Timor Tengah Utara (TTU), Timor Tengah Selatan (TTS), Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Alor, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende dan Maumere.

“Tidak ada wilayah yang berpotensi angin kencang,” kata dia.

Baca juga : NTT Waspada Dampak Siklon Tropis Ilsa di Australia, Gelombang Laut Setinggi 4 Meter

Untuk itu perlu waspada dampak hujan dan angin kencang berdurasi singkat yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalanan licin, rusaknya atap bangunan dan fasilitas umum lainnya.

“Khusus untuk daerah bertopografi curam bergunung atau tebing patut waspada akan potensi longsor dan banjir bandang pada saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang,” sebutnya.

Baca juga : UPH Bahas Pariwisata dan TPPO, Padma Dorong Kontribusi Lebih Nyata

Sebagian wilayah NTT berada pada musim hujan, kata Sti, dengan kondisi suhu muka laut yang hangat dan kelembapan yang cukup basah di tiap lapisan atmosfer.

“Ini menyebabkan beberapa wilayah di NTT berpotensi hujan sedang sampai lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat,” jelasnya. ***

Tags: #banjir#Belu#BeluBanjir#BMKG#Hujandintt#hujansedanghinggalebat
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati