Kupang – Empat jenazah pekerja migran Indonesia (PMI) tiba di Terminal Cargo bandara El Tari Kupang pada Sabtu siang, 24 Juni 2023. Keempatnya meninggal di Malaysia, negara tempat mereka bekerja.
Identitas keempat jenazah itu adalah :
- Teodorus Tuke, 23 tahun, asal Desa Rubit, Kecamatan Hewokloang, Kabupaten Sikka.
- Mardiana Ngongo, perempuan usia 34 tahun, asal Desa Badu Hulla, Kecamatan Lamboya, Kabupagen Sumba Barat.
- Gregorius Halla, 55 tahun, asal Desa Angkaes, Kecamatan Weliman, Kabupaten Malaka.
- Yosep Lalus, asal Desa Oetulu, Kecamatan Musi, Kabupaten Timor Tengah Utara.
Baca juga: 6 Fakta PMI NTT Dieksploitasi di Malaysia
Jenazah Teodorus, Mediana dan Gregorius diterbangkan dari Malaysia menggunakan pesawat Garuda dengan nomor GA 448. Sedangkan jenazah Yosep diterbangkan dari Malaysia dengan pesawat Lion dengan nomor JT 924.
Berdasarkan data Balai Pelayanan dan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT, dengan kedatangan empat jenazah ini, maka sudah 67 PMI NTT yang meninggal dalam 6 bulan terakhir. Sebagian besar jenazah PMI NTT ini bekerja di Malaysia secara nonprosedural.
Kepala BP3MI NTT, Siwa menjelaskan para keluarga dan perwakilan keluarga menjemput jenazah untuk kemudian dibawa dengan ambulans ke rumah keluarga jenazah.
“Kecuali jenazah Mardiana, keluarga menunggu di pelabuhan di Waingapu, Sumba,” kata Siwa di area penjemputan jenazah di Terminal Cargo Bandara El Tari, Kupang.

Suster Laurensia yang dikenal sebagai “Suster Kargo” menjelaskan, jenazah Teodorus disemayamkan sementara di biara Penyelenggara Ilahi untuk kemudian dibawa dengan kapal laut ke tempat tinggalnya di Sikka, di Pulau Flores.
Untuk dua jenazah lainnya dibawa keluarga dengan dua ambulans ke Malaka dan Timor Tengah Selatan di Pulau Timor.
Baca juga: Pemain Lama Jejaring TPPO di NTT Ditangkap Polisi
Berdasarkan surat pengiriman jenazah dari Kedutaan Besar RI di Kuala Lumpur dan Konsul Jenderal RI di Kota Kinabalu, Malaysia, penyebab kematian keempat PMI asal NTT adalah menderita sakit.
Dalam surat pengiriman jenazah KJRI Kota Kinabalu tertulis penyebab kematian Yosep Lalus sebagai buruh ladang adalah septic shock with multiorgan failure secondary to meliodosis bacteremia.
Berdasarkan surat bukti pencatatan kematian KBRI Kuala Lumpur, Teodorus Tuke, 23 tahun, meninggal tanggal 20 Juni 2023 disebabkan komplikasi buah pinggang.
KBRI Kuala Lumpur juga menyebutkan Mardiana meninggal disebabkan right middle cerebral artery stroke. Penyebab kematian Gregorius disebut sebagai coronary artery disease.
Sebelum empat jenazah dibawa dengan empat mobil ambulans menuju rumah keluarga, Suster Laurensia didampingi Pendeta Emi Sahertian dari Gereja Masehi Injili di Timor (GMIT) mendaraskan doa. Setelah itu empat ambulans beriringan meninggalkan Terminal Cargo Bandara El Tari Kupang diiringi suara sirine memecah kelengangan Kota Kupang di akhir pekan. (Ruth/Rita)




