• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

44 Calon Pekerja Migran NTT Tujuan Malaysia Ikuti Pembekalan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
44 CPMI hadir mendengar pembekalan dalam OPP yang dilaksanakan BP3MI (Ruth Botha - KatongNTT)

44 CPMI hadir mendengar pembekalan dalam OPP yang dilaksanakan BP3MI (Ruth Botha - KatongNTT)

0
SHARES
129
VIEWS

Kupang – Sebanyak 44 Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) dari NTT ikuti Orientasi Pra pemberangkatan (OPP) sebelum diberangkatkan ke negara tujuan.

Kegiatan OPP ini wajib dilaksanakan oleh Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) NTT. Penempatan mereka berdasarkan skema perusahaan dengan perusahaan.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

OPP kali ini BP3MI NTT menggandeng KatongNTT untuk memberikan pembekalan dan informasi kepada CPMI.

“Agar mereka memiliki kesiapan mental dan pengetahuan untuk bekerja di luar negeri,” kata Muhammad Geo Amang, Pengantar Kerja Ahli Madya BP3MI NTT.

Baca Juga: Cuma 6 PMI Resmi dari Ratusan Yang Meninggal di Luar Negeri

Selain itu mereka pun bisa memahami hak dan kewajiban serta dapat mengatasi masalah yang akan dihadapi lewat materi yang dibagikan. Meliputi Peraturan perundang-undangan negara penempatan, perjanjian kerja, budaya dan adat istiadat negara penempatan. Serta pembinaan mental kepribadian, bahaya narkoba, pola hidup sehat, HIV/AIDS, dan bahaya TPPO.

Diikuti oleh CPMI dari sembilan Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), kegiatan ini berlangsung di gedung BP3MI NTT pada Kamis, 24 Agustus 2023.

CPMI yang hadir semuanya adalah perempuan berusia 22-40 tahun dengan negara tujuan Malaysia.

Dalam waktu dekat, mereka akan berangkat dengan lama waktu kerja minimal dua tahun ddi perantauan dan dengan upah sekitar 1.500 ringgit atau setara dengan Rp4-5 juta per bulannya.

Baca Juga: Four NTT Migrant Workers Died in Malaysia, Suffered from Chronic Illness

Walau meninggalkan orang tua, suami, saudara, maupun anak, mereka tetap memilih merantau ke luar negeri untuk mengubah hidup menjadi lebih baik.

Marlina Yuniarti Banoet, CPMI asal desa Nefokoko, TTS kepada KatongNTT mengatakan, ia yang adalah anak sulung di keluarganya memilih menjadi PMI bahkan sejak tiga tahun yang lalu untuk membantu perekonomian keluarganya.

Satu kerabatnya kemudian membantunya untuk mengikuti prosedur menjadi PMI secara resmi. Diusianya yang ke 23 tahun, Marlina sudah menjadi anak rantauan.

“Keinginan pribadi mau berangkat. Bapa petani, mama ibu rumah tangga. Jadi mau bantu. Setiap bulan saya kirim kasih mereka uang. Waktu itu dapat Rp30 juta lebih. Pulang bawa Rp70 juta lagi,” ceritanya.

Dari hasil jerih lelahnya menjadi pekerja rumah tangga (PRT) di negeri Jiran, Ia sudah bisa membangun rumah yang layak untuk orang tuanya dan membeli sebuah kendaraan.

Baca Juga: TJPS Gagal Cegah Warga NTT Jadi PMI Ilegal

Kata Marlina, walau menjadi PMI prosedural harus memakan waktu yang lumayan lama, namun ia tetap memilih jalur ini.

“Kan Ilegal takut di sana ada apa-apa, kita tidak bisa lapor. Kalau ini dilindungi negara,” ucapnya. ***

Tags: #BP3MI#bp3mintt#CPMI#Pekerjamigran#Pembekalan#pmintt#PMIProsedural#TKI#TKW
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati