• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

5 Bocah SD di TTU Aniaya Temannya Hingga Meninggal

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 1 min read
A A
0
5 Bocah SD di TTU Aniaya Temannya Hingga Meninggal
0
SHARES
107
VIEWS

Kupang – Seorang bocah SD di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) dikeroyok 5 teman sekolahnya sendiri hingga mengalami sakit beberapa hari kemudian meninggal.

Kejadian ini menimpa JJR, seorang siswa SDN di Kecamatan Biboki Utara, TTU. Sementara 5 pelaku yang juga siswa SD ini adalah MM, ABM, DNM, HYN dan AJM.

BacaJuga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

15 Agustus 2026
Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026

Baca juga: Tangis Bocah SD Amarasi Ungkap Bejatnya Guru Pedofil

Mereka mengeroyok JJR pada 31 Januari 2024 lalu di sebuah pematang sawah saat pulang sekolah. Kelima anak itu memukuli tubuh JJR hingga dada, perut, pinggang dan kemaluannya sakit.

Namun setelah penganiayaan itu JJR memilih menyembunyikan lukanya dari orangtuanya. Ia hanya tidur-tiduran di rumah selama beberapa hari hingga sekujur tubuhnya terasa sakit.

Pada Senin malam, 5 Februari 2024, ayahnya memanggil orang yang bisa memijat untuk merawat anaknya yang kesakitan itu. Namun selang beberapa saat kemudian korban pun meninggal dunia.

Baca juga : Pj Bupati Lembata Komentari Kasus Bunuh Diri Anak ASN

Mengetahui kejadian yang sebenarnya, orangtuanya pun membuat laporan polisi keesokan harinya di Polres TTU.

Kapolres TTU, AKBP Muh Mukhson membenarkan kejadian tersebut dan kasus ini masih ditangani penyidik dengan memeriksa saksi serta terduga pelaku.

Guna memperjelas penyebab kematian korban, penyidik Satuan Reskrim Polres TTU mendatangkan Tim forensik dari Bid Dokkes Polda NTT dan Rumah Sakit Bhayangkara Titus Uly Kupang juga telah turun untuk melakukan otopsi. ***

Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Para perempuan kampung Ansok, dusun Balai Temenggung, Desa Benua Kencana, Sintang, Kalimantan Barat mengolah makanan hasil dari kebun mereka. (Dok. Magdalene.co)

Belajar Mandiri Pangan dan Merawat Hutan dari Perempuan Ansok

by Rita Hasugian
15 Agustus 2026
0

“Kami ndak beli bahan makanan. Hasil ladang ini cukup untuk setahun,” kata Suwandang (51). Akhir Juni lalu, rumahnya ramai. Warga...

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati