• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

5 Kelurahan di Kota Kupang Bebas Covid-19

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Pasien Covid-19 di Kota Kupang meningkat drastis (Satgas Covid-19 Kota Kupang)

Pasien Covid-19 di Kota Kupang meningkat drastis (Satgas Covid-19 Kota Kupang)

0
SHARES
256
VIEWS

Sebanyak 5 Kelurahan di Kota Kupang bebas kasus Covid-19 atau berada pada zona hijau. Berdasarkan data yang dikeluarkan Satgas Covid-19 Kota Kupang, Rabu (16/2/2022) ada 10 kelurahan yang berada pada zona merah (> 10 kasus aktif), 16 kelurahan zona orange (6-10 kasus aktif) dan 20 kelurahan zona kuning (1-5 kasus aktif).

5 kelurahan tersebut yakni kelurahan Lai Lai Besi Kopan (LLBK), Kelurahan Fatubesi, Kelurahan Fatukoa. Selanjutnya Kelurahan Nunhila dan Kelurahan Mantasi.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Lurah Fatubesi, Anak Agung G. S. M. Putra mengatakan, selama Kota Kupang menerapkan PPKM level 3 dan 4, pihaknya secara rutin berpatroli untuk mengingatkan warga agar mematuhi protokol kesehatan.

Sebagai salah satu kelurahan yang padat penduduk, kata Anak Agung, pihaknya membatasi kegiatan-kegiatan yang melibatkan banyak orang dan berpotensi terjadi kerumuman.

Warga di Kelurahan tersebut dinilai mematuhi imbauan dari Pemerintah. Terutama dalam penerapan protokol kesehatan dalam beraktivitas.

“Peran RT, RW dan tokoh masyarakat sangat membantu dalam upaya meminimalisir penularan Covid-19,” jelas Anak Agung kepada katongNTT, Kamis (17/2/2022).

Tingkat penyebaran Covid-19 di Kota Kupang terus meningkat. Selama 3 hari terakhir, kasus terkonfimasi positif menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Tercatat ada 189 kasus positif dalam 3 hari terkahir. Pada tanggal 14, terkonfirmasi 21 kasus. Kemudian meningkat menjadi 74 kasus pada 15 Februari. Dan kemarin tercatat 94 kasus positif dalam sehari.

Kasus aktif Covid-19 di Kota Kupang saat ini sebanyak 318 kasus. Tersebar di 46 kelurahan dari total 51 kelurahan di Kota Kupang. 5 kelurahan lainnya berada pada zona hijau atau bebas Covid-19.

Sebagian besar pasien menjalani isolasi mandiri (isoman) sebanyak 240 pasien. 78 pasien dirawat di rumah sakit.

Juru bicara Satgas Covid-19 Kota Kupang, Ernest Ludji mengatakan, penularan terjadi melalui kluster keluarga dan kluster pelaku perjalanan. Namun dirinya mengatakan, penularan yang siginifikan itu belum bisa disimpulkan disebabkan oleh varian Omicron.

“Omicron atau bukan itu belum bisa diketahui karena sampel kami kirim ke Litbangkes di Jakarta dan Surabaya,” ujar Ernest.

Sejumlah sampel yang dikirim ke Litbangkes belum diketahui hasilnya. Kepala Dinas Kesehatan Kota Kupang, drg. Retnowati mengatakan pasien yang postitif terinfeksi varian Omicron di Kota Kupang sebanyak 2 orang.

“(Sampel) yang lain masih menunggu hasil dari Litbangkes melalui lab. Provinsi dan RSUD Yohanes Kupang,” jelas Retnowati. (K-04)

Tags: #Covid-19#covid-19kotakupang#katongntt#varianomicron
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati