Waingapu – Pemerintah pusat akan membangun tambak budi daya udang berbasis kawasan (BUBK) di Waingapu, Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Adapun lahan tambak udang terintegrasi (integrated shrimp farming) itu dikabarkan sedang dibebaskan dari kepemilikan masyarakat.
Informasi yang diperoleh KatongNTT.com menyebutkan sebagian besar dari rencana lahan 1.800 hektare (ha) tersebut merupakan alih fungsi hak guna usaha (HGU) yang sudah lama tidak aktif. Namun, ada beberapa kawasan yang sebenarnya merupakan lahan masyarakat yang sudah lama ditempati.
Pelaku usaha yang juga warga di Desa Palakahembi, Dodi Lulu, mengatakan rencana pembukaan tambak dan pabrik pakan udang itu sudah mulai digencarkan sejak tahun 2020. Saat ini, warga setempat sudah mendapatkan informasi bahwa pembangunan tahap awal tambak udang akan dilakukan pada tahun 2023 dengan luasan 550 hektare (ha).
Baca : Lahan dan Dana Pinjaman Jadi Kendala Investasi Udang NTB, NTT Perlu Lebih Siap
“Realisasi tahap I akan dilaksanakan tahun 2023 yang diawali dengan peletakan batu pertama oleh Presiden RI Joko Widodo. Pembangunan tambak udang dan pabrik pakan udang dilaksanakan di atas lahan seluas 550 hektare,” ujar Dodi, Selasa (25/4/2023).
Dodi menjelaskan terkait lahan yang menjadi milik warga maka sudah mulai dibebaskan dan segera diberikan ganti rugi.
“Saat ini sedang dilakukan pembebasan lahan di lokasi tersebut. Ada 10 rumah warga yang terkena. Umumnya masih rumah darurat. Pemerintah akan melakukan ganti rugi dengan membangun rumah yang lebih layak di lokasi yang telah disiapkan dan letaknya tidak terlalu jauh dari lokasi awal,” ujarnya.
Baca : Malaysia dan Singapura Lirik NTB, Minat Investor Udang ke NTT Masih Minim
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sudah melakukan sejumlah persiapan membangun tambak udang di Desa Palakahembi, Pandawai, Sumba Timur. Bahkan, saat meresmikan tambak udang di Kebumen, Jawa Tengah, pada awal Maret 2023 lalu, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan desain tambak yang bisa menyerap 5.000 tenaga kerja itu sudah selesai.
“Sebentar lagi kita akan mulai lagi 1.800 hektare di Waingapu, NTT. Ini desain perencanaan sudah selesai,” kata Jokowi, Kamis (9/3/2023).
Baca : Butuh 5.000 Karyawan, Jokowi Sebut Desain Tambak Udang Sumba Timur Selesai
Dalam pemberitaan KatongNTT.com, Selasa (25/4/2023), disebutkan bahwa peran pemerintah hanya sebagai perintis dalam menyiapkan berbagai infrastruktur dasar tambak udang. Selanjutnya, pihak swasta harus terlibat penuh agar target budidaya udang terintegrasi bisa berkelanjutan. Namun, sejauh ini minat investor ke NTT masih minim dan lebih tertarik untuk melakukan investasi di Nusa Tenggara Barat (NTB). [Anto]




