• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, April 27, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis Agribisnis

Lahan dan Dana Pinjaman Jadi Kendala Investasi Udang NTB, NTT Perlu Lebih Siap

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Agribisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Denah Tambak Udang Modern di Sumba Timur

Denah dan rencana tambak udang modern di Sumba Timur. (Ist)

0
SHARES
117
VIEWS

Jakarta – Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menjadi kawasan untuk memperluas areal produksi udang nasional. Namun, legalitas lahan diduga menjadi kendala mengejar target produksi udang hingga 2 juta ton pada 2024. Investasi budidaya udang (shrimp estate) di Kabupaten Sumbawa, NTB diduga batal karena terkait lahan dan dana pinjaman luar negeri.

Informasi yang ditelusuri KatongNTT.com menyebutkan rencana udang terintegrasi di NTB sudah dijajaki sejak tahun 2022 lalu dengan investasi sekitar Rp 2,25 triliun. Namun, lahan yang ditargetkan ratusan hektare tidak semuanya clear and clean atau tidak bermasalah.

BacaJuga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024
Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

30 Mei 2024

Kondisi ini menjadi kendala merealisasikan kawasan terintegrasi budidaya udang tersebut. Padahal, NTB dan dan NTT merupakan prioritas pengembangan areal tambak budidaya udang berbasis kawasan (BUBK) guna mengejar target nasional.

Baca : Sumba Timur Bakal Miliki Tambak Udang Modern Serap 5.000 Tenaga Kerja

Herman Jaya, salah satu pengamat maritim menyebutkan lahan dan persoalan lingkungan biasanya terkait dengan dana yang mau diinvestasikan. Sebagian besar investor umumnya tidak mau melanjutkannya jika masih ada masalah lahan. Untuk itu, rencana pengembangan di Sumba Timur, NTT, perlu dipersiapkan lebih matang.

“Apalagi jika dana tersebut terkait dengan pinjaman luar negeri. Apakah lahan di NTT sudah tidak jadi masalah, ini menjadi pertanyaan paling mendasar,” ujarnya.

Ilustrasi pengolahan udang (Ist)

Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB, Senin (10/4/2023), juga sudah menyebutkan bahwa program udang senilai Rp 2,25 triliun tersebut kemungkinan besar batal karena ada sejumlah persyaratan yang tidak terpenuhi terkait dengan dana pinjaman.

Baca : Investasi Tambak Udang Rp 2,25 Triliun di Sumbawa Tersendat, Waspada untuk Sumba Timur

Dalam pemberitaan KatongNTT.com pekan lalu, juga sudah mendorong kejelasan rencana integrated shrimp farming di Desa Palakahembi, Pandawai, Kabupaten Sumba Timur. Demikian juga mekanisme dan model pembiayaan yang ditawarkan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) tersebut juga belum diketahui secara pasti.

Baca : Perlu Diperjelas Dana Investasi Udang Rp 7,5 Triliun di Sumba Timur

Menteri KKP Sakti Wahyu Trenggono dalam pertemuan dengan Gubernur NTT Viktor Laiskodat menyebutkan anggaran pembangunan investasi udang tersebut mencapai sekitar Rp 7,5 triliun.

“Saya janji tender 2024 selesai tahap 1 dengan 500 hektare, sementara kontraknya akan terus kita bangun dengan total yang akan kita investasi di sana untuk infrastruktur kira-kira Rp 7,5 triliun,” kata Menteri Trenggono, seperti yang dikutip dari Siaran Pers Biro Administrasi Pimpinan Pemprov NTT, belum lama ini.

Seperti diketahui, KKP membutuhkan dana Rp 365 triliun untuk mengejar target produksi 2 juta ton udang pada 2024.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP TB Haeru Rahayu mengakui pihaknya terus mencari sumber pendanaan di luar APBN untuk bisa mewujudkan target tersebut. Adapun

dana APBN hanya prioritas dalam membuat regulasi, menyiapkan dukungan infrastruktur, dan penyiapan sumber daya manusia (SDM). Sedangkan investasi seharusnya diserahkan ke pihak swasta. [Anto]

Tags: #Dana#Lahan#Sumba Timur#Udang
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Petani rumput laut di NTT meradang pasca terbitnya pergub yang melarang pengiriman ke luar daerah (Joe-KatongNTT)

NTT Belum Ekspor Rumput Laut Tahun Ini

by Tim Redaksi
30 Mei 2024
0

Ekspor rumput laut NTT ini memang minim sejak ekspor perdana pada 2019 lalu sebesar 25 ton Alkali Treated Cottonii (ATC)...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati