• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Inspirator

Keseharian Hidup Marlendang, Vaksinator di Kota Kupang

Rita Hasugian by Rita Hasugian
5 tahun ago
in Inspirator
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Marlendang-Fanggidae-tenaga-vaksinator-di-Kota-Kupang-NTT (Ra-KatongNTT.com)

Marlendang-Fanggidae-tenaga-vaksinator-di-Kota-Kupang-NTT (Ra-KatongNTT.com)

0
SHARES
71
VIEWS

Anak Marlendang Fanggidae, tenaga vaksinator, yang bungsu selalu ingin memeluknya ketika dia muncul di depan pintu rumah saat pulang kerja. Namun, kerinduan membalas pelukan anak berusia 4 tahun itu ditahannya seraya memberikan berbagai alasan. Suaminya memaklumi tindakan istrinya itu.

“Takut saja. Jadi pas sampai rumah tidak bisa gendong anak. Anak lari ke saya tapi tidak bisa langsung gendong,” tutur Endang, begitu sapaannya, usai vaksinasi di S.K. Lerik, 16 Juli lalu.

BacaJuga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

15 Mei 2025
Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

18 Oktober 2024

Dia bersyukur keluarga kecilnya itu paham kondisinya. Bagaimanapun Endang tetap berusaha untuk tidak membawa virus Covid-19 ke rumahnya di Kelurahan Kayu Putih, Kota Kupang, Provinsi NTT. Protokol kesehatan ketat dia terapkan di rumah setiap hari.

Di sisi lain masih banyak masyarakat di Kota Kupang mengabaikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus. Seolah mengabaikan pengorbanan para tenaga kerja kesehatan termasuk Endang, yang berkejar-kejaran dengan waktu untuk melawan penularan Covid-19 di ibukota provinsi NTT ini.

Bagaimana sampai Endang bersedia menjadi tenaga vaksinator yang berisiko terpapar virus mematikan itu?

Endang memberanikan diri menerima pekerjaan baru itu. Proses pelatihan dilalui Endang selama tiga hari dilanjutkan mengikuti simulasi di Puskesmas Pasir Panjang hingga dinyatakan lulus menjadi tenaga vaksinator.

Dia juga menjalani tugas utamanya sebagai tenaga medis di Bidang Perawatan Rumah Sakit S.K. Lerik.Pengujian tenaga vaksinator dilakukan sejak Januari 2021 dan di angkatannya yang diuji ada empat orang sebagai tenaga vaksinator.

Tidak mudah bergerak sebagai seorang vaksinator. Ada kendala, pengorbanan, bahkan kesadaran untuk lebih waspada walaupun sudah tiba di rumah.

Ketersediaan logistik untuk vaksinasi sering menjadi penghambat apalagi di saat timnya bertekad memberikan vaksinasi dalam cakupan besar.

“Saat kami lagi bersemangat logistik kurang, harus dahulukan dosis dua,” kata Endang.

Tenaga dan mental Endang terkuras saat menjadi seorang vaksinator. Mereka beradu dengan kekhawatiran dan berkutat dalam atribut pelindung diri yang lengkap.

Dia melayani vaksin dari pagi hingga tengah hari. Vaksinasi dimulai dengan proses screening yang membutuhkan data dan tanda tangan manual dari penerima vaksin. Data ini yang nantinya dimasukkan ke sistem setelah seluruh proses vaksinasi selesai.

Dia berlindung di dalam pakaian hazmat selama berjam-jam. Pada jam 2 sore bahkan 3 sore hazmat dilepas saat proses input data ke komputer.

Alat pelindung diri yang hanya dapat digunakan sekali itu membuatnya terpaksa menahan buang air kecil. Untuk minum saja dilakukan hanya sesekali, dengan mencari tempat khusus, tidak melepas seluruh alat pelindung diri di bagian wajahnya.

“Rasanya sayang kalau mau istirahat jadi ya sudah semua selesai dulu baru istirahat sekalian,” kata Endang.

Kekhawatiran terpapar virus tetap ada karena melakukan kontak langsung dengan banyak orang setiap kali vaksinasi. Sehingga berpotensi sebagai kurir Covid-19 atau saja orang tanpa gejala atau OTG.

“Ada ketakutan apalagi sudah muncul gejala seperti batuk, pilek, dan sejak varian delta ini ada ketakutan yang tinggi sehingga double masker,” cerita wanita berusia 40 tahun ini. (Ra)

Tags: #Covid-19#Kotakupang#Vaksinasi#Vaksinator
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

by PriyaHusada
15 Mei 2025
0

Dari laboratorium sunyi di Brasil, Hungria memimpin revolusi pertanian yang tak hanya menyelamatkan petani, tapi juga membuka jalan bagi cara...

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

by KatongNTT
18 Oktober 2024
0

Ruteng – Berbagai suku cadang sepeda motor terpajang apik di rak kayu di bengkel yang terletak persis di sisi barat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati