• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

Korban Penjualan Ginjal ke Kamboja Capai 122 Orang, Ada Asal NTT?

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Korban Penjualan Ginjal ke Kamboja Capai 122 Orang, Ada Asal NTT?

Anggota Komisi III DPR RI, Jacki Ully, saat berada di Kota Kupang. (Putra Bali Mula - KatongNTT)

0
SHARES
179
VIEWS

Kupang – Korban penjualan ginjal dari jaringan atau pelaku yang bersindikat dengan Kamboja mencapai 122 orang sejak 2019. Omsetnya mencapai Rp 24,4 miliar.

Dalam bahan publikasi Polri pada 20 Juli 2023, diketahui para pelaku Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dengan operasi penjualan organ tubuh manusia jaringan Kamboja sudah ditahan.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

Baca juga : Pemain Lama Jejaring TPPO di NTT Ditangkap Polisi

Pelaku berjumlah 12 orang yang mana 2 di antaranya adalah anggota polisi dan imigrasi. Mereka beroperasi di Perum Vila Mutiara Gading Jalan Viano IX Desa Setiaasih, Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi.

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, mengatakan para korban diduga bakal dibawa ke Kamboja dan akan menjalani operasi pengambilan ginjal.

Anggota Komisi III DPR RI, Jacki Ully, dalam kunjungan kerjanya ke Kota Kupang, Selasa 18 Juli lalu, merespon laporan tersebut.

Baca juga : Kapolda NTT Perintahkan Kapolres Petakan Kasus Perdagangan Orang di Daerah

Mantan Kapolda NTT ini mengaku belum mendapat laporan resmi dari kepolisian apakah dari ratusan korban tersebut juga termasuk warga NTT. Namun berdasarkan informasi awal diketahui para korban berasal dari daerah selain NTT.

“Saya tidak tahu apakah dari NTT tapi dari daerah lain di Indonesia, sudah terjadi,” ungkap Jacki.

Ia menyebut NTT rawan TPPO dan operandi kasus ini berkembang menjadi penjualan organ, eksploitasi jadi pekerja seks dan pekerja tanpa dibayar.

Baca juga : Penjual Orang di Malaka Punya Bos di Malaysia

“Yang lebih parah lagi TPPO ini berkaitan lagi dengan penjualan organ tubuh manusia. Itu ginjalnya di operasi di Kamboja, diperdagangkan,” kata dia.

Jacki mengatakan kepolisian juga sudah mengirimkan penyidik ke rumah sakit milik pemerintah Kamboja yang diduga terlibat dalam sindikat kasus jual beli ginjal di Indonesia.

Baca juga : Jumlah Penduduk Miskin NTT Naik Jadi 1,14 Juta Orang

“Polda Metro Jaya sudah mengirimkan penyidiknya ke sana untuk masuk ke dalam rumah sakit yang mengambil organ-organ tubuh manusia,” sebut dia.

Anggota DPR asal NTT ini menyampaikan banyak pelaku TPPO akan dibawa ke pengadilan setelah Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo ditunjuk Presiden Jokowi memimpin Satgas TPPO. ****

Tags: #kasuspenjualanorang#Mafiaperdaganganorang#penjualanginjal#sindikatKambojapenjualginjal
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati