• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Rabu, April 15, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Sri Mulyani Dapat Sepeda Berkat Tenun NTT, Ada Pajaknya

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Sri Mulyani Dapat Sepeda Berkat Tenun NTT, Ada Pajaknya

Menkeu Sri Mulyani menjadi salah satu pemenang busana terbaik di acara perayaan HUT ke-78 RI di Istana Negara, Jakarta. (Foto: YouTube Sekretariat Presiden)

0
SHARES
91
VIEWS

Kupang – Menteri Keuangan Sri Mulyani dihadiahi sepeda oleh Presiden Jokowi atas baju adat terbaik yang ia kenakan saat upacara Kemerdekaan Republik Indonesia ke-78.

Sri Mulyani ketika itu mengikuti upacara pengibaran memakai baju adat asal Nunkolo, Timor Tengah Selatan (TTS), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Dengan diterimanya hadiah itu maka bendahara negara ini bakal dikenakan tarif progresif sesuai Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh).

Baca juga : Busana Adat Terbaik, Jokowi Hadiahi Raja Amarasi dan Sri Mulyani

Baju adat yang digunakan Sri Mulyani sendiri berupa tenunan merah yang mengalungi bagian atas dan dikenakan juga sebagai bawahan. Hiasan adat di kepala juga ia kenakan saat upacara upacara yang digelar di Istana Negara, Kamis 17 Agustus 2023.

Dalam akun Instagram miliknya Sri Mulyani mengunggah dengan bangga bagaimana ia dan suami berdandan spesial dengan baju adat dari Pulau Timor ini.

“Mengenakan Nunkolo merah, alhamdulillah membawa berkah,” tulisnya.

Baca juga : Sri Mulyani Kagumi Frans Seda, Konseptor Anggaran Berimbang APBN

Dalam kolom komentar dapat dilihat admin ditjenpajakri menjawab salah satu netizen mengenai pajak hadiah yang diterima oleh Sri Mulyani dari Presiden Jokowi ini.

Ditjenpajak RI melalui akun instagramnya menjelaskan jika hadiah tersebut sehubungan dengan kegiatan, maka tarif yang dikenakan adalah tarif progresif sebesar 5 – 35 persen.

“Tarif ini sesuai lapisan tarif pada Pasal 17 Undang-Undang Pajak Penghasilan (PPh). Ini dalam hal penerima penghasilan adalah orang pribadi wajib pajak dalam negeri,” tulis akun Instagram ditjenpajakri.

Baca juga : Busana Adat NTT Jadi Sorotan dari Istana Negara Hingga Pom Bensin

Berdasarkan penjelasannya, maka Sri Mulyani sebagai penerima hadiah dalam acara itu adalah Wajib Pajak Orang atau Pribadi. Maka perhitungannya adalah tarif progresif sesuai Pasal 17 yang akan dikalikan dengan nilai hadiah atau harga dari sepeda itu.

Dalam PPh Pasal 17 sendiri menjelaskan secara terperinci tentang tarif yang digunakan untuk menghitung penghasilan kena pajak.

Dalam acara itu diketahui ada 2 busana adat asal NTT yang dihadiahi sepeda oleh Istana Negara. Para penerimanya adalah Raja Amarasi Roby Koroh yang tampil dengan baju adat kebesarannya dan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Baca juga : Marak Pencurian, Dekranasda Daftarkan 773 Motif Tenun NTT di Indikasi Geografis

Sementara tiga lainnya adalah pakaian adat dari Bengkulu, Banyuwangi dan pakaian adat Minahasa yang dikenakan Putra Presiden Jokowi, Kaesang.

Busana adat yang dikenakan ahli waris kerajaan Amarasi dari Kabupaten Kupang ini terpilih sebagai yang paling terbaik di antara peserta lainnya. Sementara busana adat asal Pulau Timor juga yang dikenakan Sri Mulyani mendapatkan tempat kelima.

Mereka diberikan sepeda usai disaksikan para undangan lainnya yang juga mengenakan berbagai macam busana adat dari Indonesia. ****

Tags: #Ditjenpajak#Presidenjokowi#SriMulyani#TenunNTT#TenunNunkoloTTS
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati