• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Juli 3, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

SMP Swasta di Kupang Bagai Hidup Segan Mati Tak Mau

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
SMP Swasta di Kupang Bagai Hidup Segan Mati Tak Mau

SD, SMP, SMA Teladan, sekolah swasta di Kupang yang masih bertahan hingga sekarang walau minim murid (Ruth Botha - KatongNTT)

0
SHARES
142
VIEWS

Kupang – Kepala sekolah SMP Beringin di Kota Kupang, NTT Suryanti Benu menegaskan sekolahnya masih beroperasi.

Suryanti menanggapi informasi yang beredar yang menyebut sembilan sekolah swasta di Kupang ditutup karena ketiadaan murid, salah satunya SMP Beringin.

BacaJuga

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

2 Juli 2026
Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026

Ia mengatakan, walau dengan 20 murid, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan.

“Saya tegaskan, kami SMP Beringin sampai sekarang masih melaksanakan kegiatan pembelajaran sebagaimana mestinya,” tegas Suryanti kepada KatongNTT.com, Rabu 30 Agustus 2023.

Baca Juga: Dua Sekolah di Kupang Tak Punya Murid Baru, Dampak Kompetisi Tak Sehat?

Ia menyebut, bahkan semasa pandemi Covid-19, SMP Beringin tetap beroperasi.

Sebelumnya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang menyatakan tentang SMP swasta termasuk SMP Beringin ditutup.

“Sudah masuk tahun ketiga, tidak memiliki siswa sama sekali, terpaksa ditutup karena tidak ada siswa,” ujar Okto Naitboho, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Kupang, seperti dilansir dari ntthits.com.

Terdapat sembilan sekolah lainnya yang ditutup, di antaranya SMP Teladan, SMP Sapensia yang tak punya murid selama tiga tahun terakhir. Kemudian SMP Beringin, Sinar Pancasila, PGRI, SMP Tunas Harapan,Tunas Mandiri, Santi Karya, dan SMP Taruna Karya.

Kepala sekolah SMP Teladan, Ratna Dewi pun menegaskan bahwa SMP Teladan masih beroperasi.

Ratna Dewi, kepala sekolah SMP Teladan saat disambangi ke ruang kerjanya (Ruth Botha - KatongNTT)
Ratna Dewi, Kepala Sekolah SMP Teladan saat disambangi di ruang kerjanya menanggapi penutupan SMP Swasta di Kupang. (Ruth Botha – KatongNTT)

Di SMP Teladan, satu murid terlihat membaca buku Prakarya ketika Katongntt menyambangi ke ruang kepala sekolah.

Ratna mengatakan memang benar minim murid, namun bukan berarti sekolah ditutup.

Baca Juga: Kepsek SMAN 9 Tolak Protes Sekolah Swasta
Ratna menepis pernyataan Okto tentang sekolah-sekolah ini tak mampu bersaing sehingga tergeser dengan sendirinya.

“Bukan kami tidak bisa bersaing. Kalau secara akademis memang mungkin kurang, tapi kalau atletis, murid kami sampai mewakili negara ikut lomba di Qatar,” jelasnya.

Winston Rondo, Ketua Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) NTT kepada KatongNTT mengatakan, sekolah swasta bukan kalah bersaing.  Namun sekolah swasta tak diberi kesempatan yang sama untuk bersaing secara sehat.

“Bukan karena urusan mutu dan fasilitas, tapi kehadiran pemerintah dalam menyelenggarakan sistem penerimaan peserta didik baru yang berlebihan ke sekolah negeri harus dibatasi,” kata mantan Ketua Komisi 5 DPRD Provinsi NTT yang membidangi isu pendidikan ini.

Menurut Winston, sistem zonasi yang melampaui areanya jadi salah satu sebab sekolah swasta di Kupang tak mendapat murid.***

Tags: #BMPS#sekolahswasta#smpswastadintt#smptanpamurid
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Lima perempuan anggota Forum Pelangi Kasih dii Kota Kupang yang melahirkan dan membesarkan anak-anak mereka sebagai LGBTQ+. Anak-anak mereka sering diejek, didisrkiminasi, dan dilecehkan. (Dok. KatongNTT)

Dipeluk Ibu Saat Dunia Menolak, Cerita dari Forum Pelangi Kasih Kupang

by KatongNTT
2 Juli 2026
0

Kupang –Suara tawa lepas lima perempuan lansia memenuhi ruang tamu rumah Pendeta emeritus Aplonia Mariana Mba’u-Lidda pekan terakhir April lalu....

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati