• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Awal Oktober, Maurice Blackburn Janji Bayar Kompensasi Montara

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Perpres Belum Terbit, Ini Surat Terbuka Mewakili 15.483 Korban Montara-Laut Timor

Para korban pencemaran Laut Timor di Rote Ndao sedang mendengar arahan belum lama ini (Ist)

0
SHARES
353
VIEWS

Kupang – Setelah lama tidak terdengar kabarnya, kantor pengacara Maurice Blackburn menginformasikan segera menyalurkan dalam kompensasi Montara pada awal Oktober 2023 ini. Hal itu terungkap dalam surat yang dikirim ke sejumlah kepala desa di Kabupaten Kupang dan Kabupaten Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Surat sebanyak dua halaman itu diperoleh KatongNTT.com dari kepala desa yang dikirimkan Maurice Blackburn dari Sydney Australia.   “Dengan senang hati menginformasikan kepada para aparat desa bahwa kami hampir siap untuk mulai melakukan pembayaran kompensasi kepada para petani anggota penggugat,” demikian isi surat tertanggal 20 September 2023.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Baca : Soal Kompensasi Montara, Ferdi Minta KPK Hadirkan Maurice Blackburn

Dikatakan, persiapan kompensasi membutuhkan banyak pekerjaan yang rumit. Pihak Maurice Blackburn bersama bank penyalur (BRI) ingin memastikan bahwa proses pembayaran ganti rugi berjalan dengan lancar, efisien dan aman.

“Kami ingin memastikan bahwa pembayaran kepada anggota penggugat (para petani rumput laut) setinggi mungkin dengan cara menekan biaya distribusi. Kami telah mencari cara yang terbaik untuk mencapai hal tersebut,” jelas surat tersebut.

Adapun beberapa pekerjaan yang sudah dilakukan adalah memeriksa dan menyelesaikan informasi petani rumput laut, memastikan informasi tersebut seakurat dan semutakhir mungkin.

Dalam surat itu juga dijelaskan mekanisme penghitungan kompensasi [ganti rugi].

Pertama, menghitung pendapatan yang hilang dari setiap desa. Perhitungan ini didasarkan pada informasi produksi rumput laut tahunan dan harga rata-rata antara tahun 2007 dan 2015, yang disediakan oleh desa pada Formulir V2 pada tahun 2016 atau 2017.

Baca : Pemerintah Siap Gugat Montara atas Kerusakan Lingkungan, Kerugian Ditaksir Rp 23 Triliun

Kedua, menghitung bagian tiap-tiap petani rumput laut dari jumlah produksi desa berdasarkan jumlah rumput laut yang dihasilkan pada tahun 2008 yang sesuai Formulir V3. “Tiap-tiap petani rumput laut akan menerima jumlah kompensasi [ganti rugi] yang berbeda-beda, tergantung pada volume produksi rumput laut tahun 2008,” jelas surat tersebut.

Dikatakan, metode perhitungan ganti rugi ini telah dipertimbangkan oleh Pengadilan Federal di Sydney dan hakim memutuskan bahwa metode ini adil dan masuk akal. “Kami berharap untuk bisa mulai melakukan pembayaran selama seminggu mulai hari Senin, tanggal 9 Oktober, atau di minggu berikutnya,” demikian isi surat Maurice Blackburn.

Terkait rencana Maurice Blackburn, Ferdi Tanoni belum bisa dikonfirmasi. Padahal, Ferdi selaku Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) bersama jaringannya terlibat sejak advokasi awal pada tahun 2009 lalu.

Baca : 14 Tahun Montara, Penantian Korban dan Dugaan “Mafia” Dana Kompensasi

Malah, KatongNTT.com hanya mendapatkan tembusan surat somasi yang ketiga dari Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB) kepada Maurice Blackburn. Somasi melalui kuasa hukum, Frans Dj Tulung, itu mendesak agar segera dilakukan pembayaran dana kompensasi kasus Montara. [CR-2]

Tags: #Kompensasi#LautTimor#Maurice BlackburnMontara
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati