• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, April 26, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Raih Dua Emas dari Malaysia, Gita Smater Choir Harumkan Nama NTT

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Raih Dua Emas dari Malaysia, Gita Smater Choir Harumkan Nama NTT

Foto bersama Paduan Suara Gita Smater Choir usai konser di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta .

0
SHARES
67
VIEWS

Jakarta – Setelah meraih dua emas dari Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) di Kuala Lumpur, paduan suara siswa SMAK Frateran Maumere Gita Smater Choir (GSC) kembali tampil memukau di Jakarta. Akhir pekan lalu, konser GSC di Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat, berlangsung khidmat dan memukau ratusan pengunjung.

Dalam keterangan tertulisnya, Selasa (14/11/2023), menyebutkan konser dihadiri Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Michael Rolandi, Kepala Dinas Kebudayaan DKI Jakarta Iwan Henry Wardhana, serta tokoh masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) Fransiscus Go.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Baca : Kamboja, Singkong ‘Pejabat’, dan Sehari Tanpa Nasi

Konser bertajuk “Suara Anak Flobamorata” itu menyuguhkan penampilan 38 anggota tim paduan suara dipandu seorang dirigen dengan membawakan lagu-lagu daerah Indonesia. Di tengah acara juga dilantunkan Mars Jakarta dan mendapat sambutan hangat dari Heru Budi serta seluruh pengunjung.

Baca : Festival Budaya eNTeTe Bakal Digelar di Kota Bogor

“Saya bersyukur memiliki anak-anak NTT yang punya kesungguhan dan bakat mengenalkan GSC ke Nusantara, bahkan dunia. Baru saja GSC mendapatkan medali emas di perlombaan paduan suara bertaraf internasional Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) di Kuala Lumpur,” ujar Ketua Tim sekaligus Dirigen GSC Blasius Moa.

GSC meraih dua emas pada perlombaan paduan suara bertaraf internasional Malaysian Choral Eisteddfod (MCE) di Kuala Lumpur, 2-5 November 2023.

Baca : Nyaris Punah, Tarian Togo Apur Ditampilkan di Museum Kebangkitan Nasional

Mengomentari konser GSC, tokoh masyarakat NTT Fransiscus Go mengatakan penampilan GSC sangat berkualitas. mengharumkan nama NTT ke tingkat nasional dan internasional. “Beta sangat kagum. Mereka semua hebat. Dalam satu horison yang sama di bidang budaya dan kami di bidang ekonomi,”

Frans berharap, berbekal pengalaman ke luar negeri dan ke Jakarta membuka wawasan GSC dan menjadi lokomotif mengajak semua anak-anak Maumere dan NTT secara umum untuk berprestasi di segala bidang.

Ketua Panitia Konser “Suara Anak Flobamorata” Juventus Prima Yoris Kago mengaku bangga dengan prestasi yang ditorehkan almamater sekolahnya. SMAK Frateran Maumere menunjukkan diri sebagai sekolah unggulan dalam membentuk karakter dan prestasi siswa.  [Anto]

Tags: EmasSMAK FraterSuara
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati