• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Selasa, Agustus 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Status Awas Gunung Lewotobi, Desa Dulipali Dikosongkan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Status Awas Gunung Lewotobi, Desa Dulipali Dikosongkan
0
SHARES
152
VIEWS

Kupang – Warga Desa Dulipali mulai dievakuasi sebab desa ini masuk dalam Kawasan Rawan Bencana (KRB) pasca naiknya aktivitas Gunung Lewotobi Laki-laki dari Siaga (Level III) menjadi Awas (Level IV).

“Saat ini satu desa sektoral barat laut-utara itu harus dikosongkan,” imbau Ketua Pos Pengamatan Gunung Lewotobi Laki-laki, Herman Yosep, Rabu 10 Januari 2024, melansir Antara.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Baca juga : Lontarkan Lava, Gunung Lewotobi Laki-laki Status Awas

Petugas SAR pun segera mengevakuasi dan juga memastikan kembali Desa Dulipali benar-benar dikosongkan pasca adanya imbauan tersebut.

Sementara Gunung Api Lewotobi diketahui terus bergemuruh dan mengeluarkan lava pijar. Kondisi ini membuat warga maupun pengungsi panik sejak 00.30 WITA, Rabu 10 Januari 2024.

Gunung Lewotobi Laki-laki terus melontarkan lava. (Pos Pemantau Gunung Lewotobi Laki-laki PVMBG)

Baca juga : Lansia dan Balita Banyak Tempati Pengungsian Gunung Lewotobi Laki-laki

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) juga melaporkan perubahan status aktivitas gunung ini menjadi Awas  berlaku sejak Selasa, 9 Januari 2024, pukul 23:00 WITA.

Demikian maka tidak diperbolehkan adanya aktivitas apapun dalam dalam radius 4 kilometer (km) dari pusat erupsi gunung api ini dan sektoral 5 km ke arah barat laut – utara.

Baca juga : Letusan, Gempa dan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi, 3 Desa Dikosongkan

Sebelumnya, Camat Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur, Fredy Moat Aeng, mengatakan desa yang paling terdampak adalah Desa Klatanlo, Desa Hokeng dan Desa Boru yang juga sudah dikosongkan. Ia menyebut desa-desa ini wajib dikosongkan sesuai imbauan PVMBG sejak 1 Januari lalu.

“Ada sekitar 3 desa yang harus dikosongkan. Warga yang mendengar bunyi besar malam itu pun karena takut langsung mengungsi,” kata dia saat dihubungi Kamis 4 Januari 2024. ***

Tags: #AwasGunungLewotobiLaki-laki#ErupsiGunungLewotobiLaki-laki#EvakuasiWargadariGunungLewotobi#PVMBG
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati