• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Asap Hitam Warnai Demo di Polda NTT atas Kematian Astri-Lael

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Massa aksi yang menuntut keadilan bagi Atri dan Lael membakra keranda di depan Polda NTT (KatongNTT/Joe)

Massa aksi yang menuntut keadilan bagi Atri dan Lael membakra keranda di depan Polda NTT (KatongNTT/Joe)

0
SHARES
505
VIEWS

Aksi damai jilid IV menuntut keadilan bagi Astri Manafe (30) dan anaknya Lael (1) di depan Polda NTT ricuh. Massa aksi yang tergabung dalam Aliansi Peduli Kemanusiaan bentrok dengan aparat kepolisian.

Massa mendatangi Mapolda NTT pada Senin (10/1/2022). Mereka menuntut untuk bertemu langsung dengan Kapolda NTT, Setyo Budiyanto.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Namun aparat kepolisian yang mengamankan aksi demo tersebut tidak mengizinkan. Massa berkali-kali meminta untuk diizinkan memasuki halaman Polda NTT namun hasilnya tetap sama.

Karena kecewa, massa membakar dua keranda mayat yang dibawa. Massa menyebut pembakaran itu menandakan keadilan di NTT sudah mati.

Aparat kepolisian yang mengawal aksi mencoba menerobos barisan berbentuk lingkaran yang dibuat oleh masa aksi. Aparat ingin memadamkan kobaran api tersebut.

Hasilnya terjadi bentrokan antara kepolisian dan massa aksi. Saling dorong mendorong pun tak bisa dihindari.

Asap hitam mengepul di depan gerbang Polda NTT sekitar pukul 13.00 WITA. Upaya aparat memadamkan api dihadang oleh massa aksi.

Tabung pemadam kebakaran yang digunakan aparat kepolisian direbut oleh massa aksi. Mereka tidak ingin kobaran api itu padam begitu saja.

  • Massa aksi mencoba merebut tabung pemadam kebakaran dari tangan aparat kepolisian (KatongNTT/Joe)
  • Massa aksi menghadang aparat kepolisian yang mencoba memadamkan api (KatongNTT/Joe)

Terik matahari siang itu tak menyurutkan semangat aliansi memperjuangkan keadilan bagi Astri dan Lael anaknya. Keduanya merupakan korban pembunuhan yang mayatnya ditemukan di Penkase, Kota Kupang.

“Hari ini di depan Polda NTT kami bawa dua keranda, satu untuk Astri dan satu untuk Lael sebagai tanda hilangnya keadilan di bumi tinggi toleransi,” kata koordinator umum massa aksi, Kristo Kolimon sebelum keranda dibakar.

Proses hukum bagi pelaku pembunuhan kedua korban ditangani oleh Polda NTT. Namun massa aksi menilai ada banyak kejanggalan dalam penanganan kasus tersebut.

Ditambah pengembalian berkas dari Kejati NTT ke penyidik Polda NTT pekan lalu. Aliansi menilai kerja penyidik Polda NTT belum profesional.

Karena itu, dalam aksi damai jilid IV mereka ingin bertemu Kapolda NTT untuk memberikan secara langsung tuntutan mereka.

Sikap Kapolda NTT tidak menemui massa aksi menjadi indikasi ketidakberpihakan aparat kepolisian dalam penanganan kasus pembunuhan ini. Massa menilai, keadilan sudah hilang dari bumi Flobamorata. 

Aksi bentrok tidak berlangsung lama. Namun kobaran api menghanguskan keranda yang dibawa massa aksi. Kepulan asap terus membumbung sekitar 30 menit lamanya.

Kondisi perlahan menjadi kondusif. Massa pun terus berorasi melanjutkan perjuangan mencari keadilan bagi Astri dan Lael. (K-04)

Tags: #Astri-Lael#Pembunuhanibudananak#poldantt
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati