• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Sabtu, April 18, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Jurnalis Fabianus Sebut Percobaan Pembunuhan Dirinya Sudah Direncanakan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 4 mins read
A A
0
Fabianus Latuan, jurnalis Suara Flobamora.com menjelaskan kepada KatongNTT.com. Kamis, 27 April 2022 tentang percobaan pembunuhan atas dirinya oleh sekelompok pria tak dikenal di area parkir kantor PT Flobamor, Kota Kupang, NTT (KatongNTT)

Fabianus Latuan, jurnalis Suara Flobamora.com menjelaskan kepada KatongNTT.com. Kamis, 27 April 2022 tentang percobaan pembunuhan atas dirinya oleh sekelompok pria tak dikenal di area parkir kantor PT Flobamor, Kota Kupang, NTT (KatongNTT)

0
SHARES
1.1k
VIEWS

Kupang– Fabianus Paulus Latuan, 46 tahun, berjalan perlahan keluar kamar tidurnya dengan tangan kirinya mendekap dada menahan sakit. Luka tampak mengering di bibir bagian atas. Wajahnya lebam dan pucat.

Pria yang kerap disapa Fabi pada hari Selasa siang, 26 April 2022 menjadi korban percobaan pembunuhan atas pemberitaan Suara Flobamora.com tanggal 21 April 2022, berjudul PT Flobamor Tak Setor Deviden Rp 1,6 M ke Pemprov NTT, Jadi Temuan BPK RI. (https://www.suara-flobamora.com/pt-flobamor-tak-setor-deviden-rp-16-m-ke-pemprov-ntt-jadi-temuan-bpk-ri/)

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Media di NTT memberitakan tentang sekelompok pria mengenakan masker dan penutup kepala menganiaya hingga berusaha menusukkan pisau ke tubuh Fabi, pemimpin redaksi Suara Flobamora.com.

Peristiwa penganiayaan hingga percobaan membunuh Fabianus terjadi di area parkir kendaraan kantor PT Flobamora di kawasan Naikolan, Kota Kupang.

Fabianus dan sejumlah jurnalis dari 11 media online yang tergabung dalam Komunitas wartawan peduli pembangunan (Kowappem) baru saja selesai mengikuti jumpa pers yang diselenggarakan PT Flobamora pada Selasa, 26 April 2022 sekitar jam 11 WITA.

KatongNTT.com yang menemui Fabi di rumahnya di kawasan Naioni, Kota Kupang, Kamis, 27 April 2022 mengatakan, penganiayaan hingga percobaan pembunuhan terhadap dirinya telah direncanakan.

Fabianus pun menyakini bahwa peristiwa kekerasan terhadap pekerja pers ini terkait langsung dengan pemberitaan tentang dividen PT Flobamor, badan usaha milik daerah NTT, sebesar Rp 1,6 miliar tidak dibagikan ke daerah. Pemberitaan ini mengutip laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan atau LHP BPK.

“Kalau dilihat dari kronologi, pasti berkaitan dengan berita dividen Flobamora Rp 1,6 miliar yang tidak dibagikan ke daerah. Karena preman tahu dari mana kami di situ? Mereka kenal saya dari mana kalau tidak ada yang informasikan. Jadi ini semua by designed, sudah pasti. Jumpa pers itu hanya jebakan,” kata Fabi.

Berawal dari Fabianus menerima pesan Whatsapp dari Komisaris PT Flobamor, Hadi Djawas pada hari Minggu, 23 April 2022.

“Hari Minggu itu saya dapat wa dari Komisaris, Pak Hadi Jawas untuk jumpa pers hari Selasa. Saya bilang ok, terimakasih. Selasa pagi saya masih konfirmasi ‘Jadi jumpa pers?’. Dijawab ‘iya’,” kata Fabi.

Menurut Fabianus, jumpa pers berlangsung sekitar jam 10.15 WITA di ruang dalam kantor PT Flobamora. Fabi membawa jurnalisnya seorang perempuan dalam jumpa pers itu.

Fabianus tidak mencurigai apapun saat tiba di kantor PT Flobamora. Meski dia sudah merasakan ada hal yang tidak beres dan terpikir untuk meminta pengawalan teman-temannya.

“Tapi seperti buyar saja. Feeling sudah ada dari hari Minggu waktu saya dapat pesan Whatsapp (undangan jumpa pers), tidak biasanya,” ujarnya.

Padahal sebelumnya, Fabianus sudah meminta konfirmasi ke pihak PT Flobamora tentang LHP BPK, tapi tidak direspons. Pesan Whatsapp yang dia dikirim, tidak mendapat respons. “Dibaca saja.”

“Saya telepon pun ditolak Dirut untuk konfirmasi. Hari Jumat kami pergi ke PT Flobamor untuk konfirmasi mereka. Tapi menurut satpam, semua pimpinan tidak ada di tempat. Akhirnya kami pulang,” tutur mantan wartawan Pos Kupang itu.

Dalam jumpa pers, kata Fabianus, terjadi ketegangan antara Komisaris dan Direksi PT Flobamor dengan para jurnalis yang hadir. Sehingga klarifikasi maupun konfirmasi yang diharapkan para jurnalis tidak terwujud.

“Mereka meminta bukti hardcopy LHP yang kami tulis. Kami wartawan tidak punya kewajiban berikan harcopy LHP ke narasumber. Bahwa kami menulis bersumber dari LHP, tapi mereka masih ragu. Langsung tanya ke BPK karena BPK yang mengeluarkan LHP. Masih ragu lagi silakan proses hukum. Mereka ngotot bilang, berarti ini hanya tulis gosip nih, saya bilang, bagaimana gosip? Nomor LHP jelas, isi jelas,” ujar mantan aktivis mahasiswa 1998.

Setelah jumpa pers berakhir, sejumlah wartawan termasuk Fabianus dan jurnalisnya menuju area parkir sepeda motor di kantor PT Flobamor. Mendadak Hadi Jawas memanggil namanya beberapa kali. Menurutnya panggilan itu semacam tanda bahwa siapa yang bernama Fabianus.

Hadi kemudian memintanya masuk untuk mengambil uang makan. “Saya bilang tidak. Kita langsung balik dan naik ke motor,” ujar Fabi.

Setelah berjalan ke area parkir motor dan saat akan menjalankan motornya, dua pria mengenakan masker dan sweater menutup wajah mendekati Fabi. Keduanya datang dari arah kiri . Satu pelaku sempat memanggil namanya dan saat Fabi menoleh, kedua pria itu memukuli wajahnya. Kemudian memukuli kepala, dada, dan punggung Fabi dengan batu karang. Helm yang dipakai Fabi remuk.

“Batunya sebesar dua telapak tangan orang dewasa dengan berat 4 kilogram,” ujar Fabi.

Fabi juga samar-samar melihat satu di antara pelakunya mengambil pisau dan berusaha menghunuskan ke tubuhnya. Seorang wartawan menggagalkan upaya pria itu dengan memukulkan tripodnya ke arah pelaku.

Dengan tubuh terluka dan rasa sakit yang luar biasa, Fabianus ditemani sejumlah jurnalis melaporkan peristiwa percobaan pembunuhan itu ke kepolisian di Polres Kota Kupang. Dia menjalani visum di Rumah Sakit Bhayangkara. Karena tubuh yang semakin lemah, Fabianus menunda pemeriksaan oleh polisi. Dia memilih pulang ke rumah untuk beristirahat.

KatongNTT.com, sedang berupaya mengkonfirmasi PT Flobamor tentang peristiwa ini. (Rita Hasugian)

Tags: #Dividen#FabianusLatuan#Kekerasanterhadapjurnalis#LHPBPK#PTFlobamor
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati