• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

BMKG: NTT Masih Diterpa Hujan dan Angin Kencang Di 7 Januari

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Angin kencang terjadi di NTT (Ruth-KatongNTT)

Angin kencang terjadi di NTT (Ruth-KatongNTT)

0
SHARES
81
VIEWS

Kupang –Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) NTT memprediksi angin kencang masih akan menghantam sebagian wilayah NTT hingga 7/1/2023.

Agung Sudiono Abadi, Kepala BMKG NTT mengatakan, angin dari arah barat. Dengan kecepatan rata-rata 27-45 km/jam dapat mencapai lebih dari 60 km/jam.

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

“7 Januari nanti kecepatan angin akan berkurang di NTT. Kecuali di wilayah Rote Ndao, sebagian Kabupaten Kupang. Kota Kupang, Sabu, dan sebagian Sumba masih berpotensi angin kencang. Itu 35 – 40 km/jam,” jelasnya pada awak media pada Kamis, 5/1/2023.

Baca Juga: BMKG Tepis Ada Badai, Waspada Dampak Cuaca Ekstrim

Ia menambahkan, wilayah Kabupaten Kupang dan Kupang masih berstatus waspada akan curah hujan tinggi. Dengan curah hujan lebih besar dari 200 mm.

“Hujan yang terjadi berupa hujan sporadis. Jadi hujannya cepat, durasinya singkat, tapi intensitasnya tinggi,” papar Agung.

Hal ini terjadi karena NTT sudah berada pada puncak musim hujan. Yaitu di Januari 2022. Namun Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Kupang bagian Tengah dan Timor Tengah Selatan (TTS) belum memasuki puncak musim hujan.

Baca Juga: 3.982 Gempa Menerjang NTT Selama 2022

Curah hujan yang tinggi dan angin kencang membuat gelombang di laut mencapai 1.25 m – 5 m di kawasan NTT.

Syaeful Hadi, Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tenau-Kupang menyebut, BMKG hanya mengeluarkan peringatan, bukan melarang agar kapal-kapal tak beroperasi.

“Kami hanya beri peringatan. Bukan melarang. Kalau awak kapalnya bilang bisa melewati ombak 2 meter ya silahkan. Tapi harus menanggung resikonya.” kata Syaeful. ******

Tags: #anginkencang#BMKG#BMKGNTT#CuacaDiNTT#gelombangtinggi#hujanderas
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati