• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Inspirator

Atasi Mata Katarak, YTB Bentuk Desa Sehat Mata di TTS

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Inspirator
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Kepala Desa Enoneontes, Samgar Neonane menuliskan komitmen bersama bentuk Desa Sehat Mata, Rabu, 16 Februari 2022 (YTB-KatongNTT)

Kepala Desa Enoneontes, Samgar Neonane menuliskan komitmen bersama bentuk Desa Sehat Mata, Rabu, 16 Februari 2022 (YTB-KatongNTT)

0
SHARES
227
VIEWS

Yayasan Tanpa Batas (YTB) Kupang bersama Komite Penyandang Disabilitas (KIPDA) Timor Tengah Selatan (TTS) membentuk Desa Sehat Mata di Kabupaten TTS, Rabu (16/2/2022). Desa Enoneontes, Kecamatan Kuatnana dipilih sebagai salah satu Desa Sehat Mata.

Yohan Xiemenes, staf YTB menjelaskan, gangguan mata paling banyak dialami masyarakat di Indonesia adalah katarak. Sebagian katarak terjadi karena faktor penambahan usia. Rata-rata katarak terjadi pada usia 50 tahun ke atas.

BacaJuga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

15 Mei 2025
Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

18 Oktober 2024

Katarak terjadi akibat beberapa faktor. Melansir alodokter.com, katarak disebabkan oleh penuaan, diabetes dan kebiasaan merokok. Faktor lainnya adalah trauma fisik dan bisa disebabkan oleh paparan langsung sinar matahari.

Katarak juga bisa terjadi pada anak atau dikenal dengan katarak kongenital yang terbentuk sebelum kelahiran atau 1 tahun pertama kehidupan bayi. Katarak jenis ini diakibatkan oleh bayi yang lahir prematur, atau memiliki keluarga dengan riwayat kongenital.

“Penyebab lainnya adalah infeksi yang diderita Ibu selama masa kehamilan,” kata Yohan.

Desa Sehat Mata merupakan bagian dari program I-SEE NTT yang nantinya dijadikan contoh bagi Desa lainnya dalam penanganan gangguan penglihatan yang inklusif.

Berdasarkan hasil survei cepat untuk kebutaan yang bisa dicegah, yang dilakukan pada beberapa Provinsi di Indonesia tahun 2014-2016, prevalensi kebutaan pada masyarakat usia 50 tahun ke atas berkisar pada 1,4 persen sampai 4,5 persen.

Di NTT, prevalensi kebutaan berada pada angka 2 persen. Jumlah penduduk di NTT berdasarkan data BPS pada tahun 2017 sebanyak 5.287.302 orang. Warga berusia 50 tahun keatas sebanyak 843. 998 orang.

Dari jumlah tersebut, 16.880 orang diperkirakan mengalami kebutaan. 12. 660 orang diantaranya mengalami buta katarak. Jumlah kasus baru katarak di NTT diperkirakan mencapai 2,532 kasus per tahun.

“Dengan melihat persoalan gangguan penglihatan yang sangat besar di NTT, maka upaya penyadaran berbasis masyarakat menjadi point penting,” jelas Yohan.

Program Desa Sehat Mata digagas untuk melibatkan masyarakat sebagai pelaku utama dalam penanganan gangguan penglihatan.

Yohan mengatakan, keterlibatan masyarakat, Pemerintah Desa dan LSM guna mempersiapkan layanan inklusif bagi masyarakat yang memiliki gangguan penglihatan.

Desa Enoneontes merupakan Desa Sehat Mata ke-10 di TTS. Yohan menjelaskan, Desa Enoneontes dipilih sebagai salah satu Desa contoh sebab jumlah pasien yang cukup banyak di Desa tersebut. Didukung oleh kepedulian dan harapan sembuh yang tinggi dari warga penderita mata katarak.

Kepala Desa Enoneontes, Samgar Neonane menyambut baik kehadiran Desa Sehat Mata. Gerakan sembuh dari gangguan penglihatan dinilai sebagai sebuah gebrakan positif membantu sesama mengatasi masalah penglihatan.

Dirinya berharap Desa Enoneontes menjadi contoh pelayanan inklusif mengatasi gangguan penglihatan.

“Kita harus memulai gebrakan baru dengan menyayangi mata sendiri terlebih dahulu. Menyembuhkan gangguan mata adalah salah satu gerakan untuk peduli terhadap orang lain. Selanjutnya kita bicara tentang gerakan pembangunan,” kata Samgar.

Pembentukan Desa Sehat Mata merupakan komitmen bersama Pemerintah dan masyarakat. Melalui Dana Desa, akan dianggarkan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan pertolongan terkait kesehatan mata.

“Fokus kita tidak hanya pada masyarakat yang mengalami katarak, tapi juga edukasi untuk semua masyarakat dalam Desa Sehat Mata tentang bagaimana menjaga kesehatan mata,” ujar Yohanes. (K-04)

Tags: #DesaSehatMata#DesaSehatMataTTS#KabupetenTimorTengahSelatan#katongntt#kesehatanmata#matakatarak#YayasanTanpaBatas
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Mariangle Hungria, warga Brasil meraih peraih Nobel Pangan dan Pertanian Dunia 2025 karena menemukan bakteri tanah dapat digunakan sebagai pupuk yang ramah lingkungan dan murah . (Luciano Pascoal)

Mariangela Hungria, llmuwan Brasil Buktikan Bakteri Bisa Selamatkan Bumi

by PriyaHusada
15 Mei 2025
0

Dari laboratorium sunyi di Brasil, Hungria memimpin revolusi pertanian yang tak hanya menyelamatkan petani, tapi juga membuka jalan bagi cara...

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

Disabilitas di Manggarai Bertahan Hidup di Tengah Minimnya Perhatian Pemerintah

by KatongNTT
18 Oktober 2024
0

Ruteng – Berbagai suku cadang sepeda motor terpajang apik di rak kayu di bengkel yang terletak persis di sisi barat...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati