• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Senin, April 27, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Ayodhia Ingin Pemda NTT Diberi Keleluasaan Mengelola SDA Kelautan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ayodhia Ingin Pemda NTT Diberi Keleluasaan Mengelola SDA Kelautan
0
SHARES
48
VIEWS

Kupang – Penjabat Gubernur NTT, Ayodhia Kalake, secara terbuka meminta pemerintah pusat untuk memberi ruang regulasi lebih luas bagi pemerintah daerah (pemda) dalam mengeksplorasi potensi maritim NTT.

Menurut Ayodhia optimalisasi pembangunan kemaritiman perlu perhatian sangat khusus lewat kebijakan afirmatif.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Baca juga : Ayodhia Curhat Mahalnya Tiket Pesawat NTT ke Menteri Perhubungan 

“Dalam dokumen perencanaan maupun pengalokasian anggaran yang kemudian menjadi pedoman bagi pemerintah daerah dalam merumuskan perencanaan dan anggaran lebih lanjut,” ungkapnya lagi.

Ia pun meminta adanya perangkat regulasi yang memberikan ruang lebih untuk mengakomodasi penyelenggaraan urusan pemda meliputi pemanfaatan sumber daya alam kelautan.

“Ini yang dapat dikembangkan untuk kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Ia mengungkapkan ini dalam Perayaan Puncak Hari Maritim Nasional (HMN) ke-59 Tahun 2023 di Markas Komando Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Mako Lantamal) VII Kupang, Kamis 12 Oktober 2023.

Baca juga : Ayodhia Klarifikasi Lagi Investasi Smelter Mangan di Pulau Timor

Ayodhia juga merinci potensi perairan dan kelautan di NTT seperti perikanan tangkap, rumput laut, maupun garam yang tak sampai 50 persen dikelola oleh pemda dari keseluruhan potensi yang dimiliki NTT.

Menurut data yang ia miliki, luas lautan NTT sekitar 200.000 km² atau lebih luas dari wilayah daratan. NTT juga memiliki ratusan pulau dengan 44 pulau berpenghuni dan 3 pulau yang terbesar yaitu Pulau Flores, Timor dan Sumba.

Untuk potensi perikanan tangkap, paparnya, mencapai 393.360 ton per tahun tetapi pemanfaatannya baru 48 persen. Perikanan tangkap adalah usaha perikanan yang berbasis pada kegiatan penangkapan ikan dan/atau kegiatan pengangkutan ikan.

Baca juga : Ayodhia Panggil Maskapai Gegara Harga Tiket Tembus Rp 5 Juta

Sedangkan potensi rumput laut pun pemanfaatannya baru 16 persen dari 89.110 hektare yang bisa digarap. Sementara lahan garam baru 11 ribu hektare yang sudah dimanfaatkan dari potensi 52 ribu hektar yang ada di seluruh NTT.

Menurutnya hal itu disebabkan masyarakat NTT masih bergerak di bidang pertanian dan peternakan dan belum menjadikan lautan sebagai prioritas mata pencaharian.

“Infrastruktur laut masih terbatas pula,” tukas Ayodhia.

Konektivitas antar wilayah NTT yang masih terbatas karena minimnya infrastruktur ini membuat serta biaya logistik dan transportasi melonjak tinggi.

Baca juga : Edukasi Pemanfaatan Laut Sawu, Berikut Aktivitas yang Diperbolehkan

Di luar potensi laut untuk ekonomi masyarakat pun wilayah maritim NTT juga bisa dimanfaatkan sebagai energi terbarukan dari sumberdaya maritim di NTT.

“Tentunya pemanfaatan sumberdaya maritim secara berkelanjutan disertai komitmen menjaga kelestarian lingkungan,” sebut Ayodhia.

Menteri Perhubungan (Menhub) RI, Budi Karya Sumadi, yang hadir pada perayaan saat itu turut menanggapi permintaan tersebut.

Ia berjanji akan menemui Presiden Joko Widodo terkait permintaan kebijakan afirmatif pembangunan kemaritiman di NTT.

Baca juga : Investor Hong Kong Janji Dirikan Pabrik Rumput Laut di NTT, Jaminkan Rp 14 Miliar

Menhub Budi menanggapi baik hal ini karena baginya NTT yang patut diistimewakan seperti wilayah maritim lainnya di Indonesia.

“Tentu kami akan sampaikan kepada bapak presiden dan kabinet tentang kebijakan afirmatif anggaran. Saya juga mendengar dan kita melihat provinsi-provinsi kepulauan ini tidak mendapat maksimalisasi anggaran secara wilayah,” jawab Budi. ****

Tags: #AyodhiaKalake#HasilLautNTT#KebijakanafirmatifmaritimNTT#KemenkoMaritimdanInvestasi#MenhubRiBudi
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati