• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Oktober 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

NTT Memasuki Musim Kemarau Mulai April Ini

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi hujan dan cuaca ekstim yang terjadi di NTT (ANTARA)

Ilustrasi hujan dan cuaca ekstim yang terjadi di NTT (ANTARA)

0
SHARES
95
VIEWS

Kupang – Provinsi Nusa Tenggara Timur masih akan dilanda hujan pada Maret ini. Musim kemarau diperkirakan mulai April mendatang.

Kepala Seksi Observasi dan Informasi Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Fera Adrianita, menyampaikan prakiraan awal musim kemarau segera dirilis. Sementara saat ini, kata dia, Provinsi NTT masih memiliki peluang curah hujan selama Maret.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

“Untuk NTT masih ada peluang curah hujan dan NTT pada umumnya akan masuk musim kemarau di bulan April,” jawab Fera saat dihubungi Rabu, 8 Maret 2023.

Baca juga: Koalisi Masyarakat Sipil NTT Suarakan Dampak dan Solusi Perubahan Iklim

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas II NTT, Rahmatulloh Adji  menjelaskan wilayah yang masih berpotensi hujan pada dasarian kedua Maret 2023. Berdasarkan Peta Prakiraan Deterministik Curah Hujan Dasarian II Maret 2023, wilayah NTT pada umumnya akan mengalami curah hujan rendah, yaitu 0 sampai 50 mm.

Daerah yang diprakirakan akan mengalami curah hujan kategori menengah 51 hingga 150 mm adalah di sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat. Kemudian sebagian besar Manggarai, Manggarai Timur, Ngada. Sebagian Kabupaten Kupang, sebagian kecil Timor Tengah Selatan, sebagian kecil Timor Tengah Utara, dan sebagian Belu.

Baca juga: Nelayan Oesapa Gunakan Teknologi Taklukkan Cuaca Buruk

Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi menjelaskan, wilayah NTT masih berada di periode musim hujan. Selain itu, terdapat daerah tekanan rendah di Utara Australia yang membentuk daerah belokan dan pertemuan angin di sebelah selatan NTT.

Kondisi ini didukung dengan suhu permukaan laut yang cukup hangat serta kelembapan yang cukup basah di tiap lapisan atmosfer. Hal ini mengakibatkan wilayah NTT berpotensi terjadi hujan ringan hingga sedang. Hujan disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat.

Ia juga mengimbau masyarakat waspada akan potensi dampak hujan dan angin kencang yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologi. Seperti banjir, banjir bandang, tanah longsor, pohon tumbang, jalanan licin, rusaknya atap bangunan dan fasilitas umum lainnya,” kata Agung.

Khusus untuk daerah bertopografi curam atau bergunung, dan tebing juga diminta untuk waspada. Potensi longsor dan banjir bandang bisa terjadi pada saat terjadi hujan dengan durasi yang panjang. (Putra Bali Mula)

Tags: #BMKGNTT#curahhujan#MusimHujanNTT#musimkemarauntt
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati