Kupang – Sejumlah wilayah Indonesia tercatat sempat mengalami kenaikan suhu maksimum harian sepekan belakangan. Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang telah memasuki musim kemarau namun masih dilanda hujan hingga awal Mei mendatang.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), hujan ini diperkirakan terjadi dari 25 April hingga 1 Mei 2023.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, Rabu 26 April 2023, juga menyampaikan soal peringatan dini atas prospek cuaca ini.
Baca juga : Penyebab Suhu Dingin Melanda NTT
Ia mengatakan umumnya cuaca cerah berawan dengan potensi hujan ringan hingga sedang yang juga dapat disertai petir.
Menurut dia, Pulau Timor, Rote, Sabu, Sumba, Flores, Pulau Adonara, Solor, Lembata, Alor dan Pulau Pantar akan mengalami cuaca ini pada 25 – 28 April 2023.
Di periode 29 April hingga 1 Mei 2023, cuaca umumnya cerah hingga berawan untuk wilayah selain Pulau Flores.
Pulau Flores akan mengalami cuaca cerah berawan hingga berawan dan berpotensi hujan ringan periode 29 April hingga 1 Mei 2023.
Agung mengatakan kondisi ini perlu diwaspadai sebagai cuaca ekstrem akibat peralihan musim. Ini ditandai dengan angin kencang berdurasi singkat, puting beliung, hujan es maupun sambaran petir.
Baca juga Ini Penjelasan BMKG Soal Suhu Panas di NTT
Terdapat 12 daerah di NTT juga yang ada dalam kategori Waspada hujan lebat dari 26 – 27 April ini. Meski begitu NTT masih dalam taraf aman. Ini disebabkan tidak ada daerah yang masuk dalam kategori status yang lebih tinggi seperti Siaga dan Awas.
“Daerah yang waspada itu Lembata, Timor Tengah Utara, Belu, Kupang, Flores Timur, Malaka, Timor Tengah Selatan, Alor, Ende, Sikka, Ngada dan Manggarai Timur,” tukasnya Rabu 26 April 2023.
Sedangkan sejumlah daerah di Indonesia belakangan diketahui mengalami kenaikan suhu maksimum harian tertinggi mencapai 37,2° Celcius (C).
Ciputat, Tangerang Selatan adalah daerah yang mencapai suhu maksimum harian tertinggi tersebut pada dasarian II April ini, tepatnya pada tanggal 17 April 2023. Terdapat 9 daerah lainnya dengan suhu maksimum harian pada rata-rata 36° C. NTT tak termasuk di dalamnya.
Untuk kondisi suhu maksimum harian di Kota Kupang, kata dia, masih dalam taraf normal. Pihaknya mencatat sejak 16 April hingga 22 April lalu suhu di Kota Kupang pada kisaran 31,0° Celsius (C) hingga 32,7 ° C.
“Data yang tercatat suhu maksimum di Kota Kupang. Alhamdulillah masih aman,” ungkap Agung.
Baca juga : NTT Memasuki Musim Kemarau Mulai April Ini
Wilayah Asia Selatan pun tengah mengalami gelombang panas atau heatwave. Daerah terpanas di dunia sendiri adalah Kumarkhali yaitu kota di distrik Kusthia, Bangladesh.
Wilayah ini menjadi daerah terpanas dengan maksimum suhu harian yang tercatat sebesar 51,2 C pada 17 April 2023.
Sebanyak 10 kota terpanas di Asia lainnya sebagian besar di Myanmar dan India.
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Dwikorita Karnawati, dalam rilisnya membenarkan adanya gelombang panas melanda Asia. Namun gelombang panastidak terjadi di Indonesia.
Suhu panas di Indonesia bukan gelombang panas, tegas dia, dan suhu maksimal harian pun sudah mulai turun.
Secara karakteristik suhu panas di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari yang merupakan suatu siklus yang biasa.
“Dan terjadi setiap tahun sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya,” jelas dia.
Baca juga : Bibit Siklon Muncul, BMKG Beri Peringatan Dini Cuaca NTT Hingga 11 April
Ia menyampaikan pengamatan stasiun BMKG di Ciputat pada pekan lalu hanya terjadi satu hari tepatnya pada tanggal 17 April 2023.
“Suhu tinggi tersebut sudah turun dan kini maksimum suhu teramati berada dalam kisaran 34 hingga 36°C di beberapa lokasi,” ujarnya.
Variasi maksimum suhu 34°C – 36°C untuk wilayah Indonesia masih dalam kisaran normal klimatologi dibandingkan tahun- tahun sebelumnya. ****




