• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Desember 5, 2025
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Dibagi Tiga Zona, Udang Sumba Timur Perlu Segera Diwujudkan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
2 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Dibagi Tiga Zona, Udang Sumba Timur Perlu Segera Diwujudkan

Rencana tambak dan pengolahan udang di Sumba Timur, NTT (Ist).

0
SHARES
220
VIEWS

Jakarta – Pengembangan budi daya udang di Waingapu, Sumba Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) akan dibagi dalam tiga zona yang terintegrasi. Proyek skala besar tersebut perlu melibatkan investor swasta agar berkelanjutan dan menopang ekonomi lokal.

Informasi yang diperoleh KatongNTT.com, Minggu (6/8/2023), menyebutkan kawasan udang terintegrasi itu dibagi dalam tiga zona. Adapun tiga zona tersebut adalah zona hulu terdiri yang terdiri dari hatchery dan pabrik pakan, kemudian zona on farm untuk produksi, lalu zona hilir yang mendukung proses pengolahan.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dikabarkan terus mendorong agar proses pembangunan budi daya udang tersebut terus berjalan. Pada Juni lalu, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan kegiatan diatas lahan seluas 1.800 hektare (ha) itu sudah memasuki proses tender.

“Jadi rencananya adalah Waingapu ini akan kami buat dalam tahun ini juga kami mulai,” ujar Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono saat ditemui di Kebumen, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu.

Baca : Minta Tambah APBN, Tambak Udang Sumba Timur yang Disinggung Jokowi Tersendat?

Pemilihan Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai, Sumba Timur sebagai lokasi proyek karena berdasarkan audit tim KKP didapati kandungan air yang bagus untuk budidaya. Selain itu, jauh dari permukiman dan industri sehingga udang dapat berkembang baik dan optimal.

Sebelumnya Presiden Joko Widodo mengatakan, setelah proyek percontohan tambak budidaya udang berbasis kawasan (BUBK) di Kebumen, Jawa Tengah, diresmikan, selanjutnya model atau desain ini akan diterapkan di Kota Waingapu, Nusa Tenggara Timur.

“Sebentar lagi kita akan mulai 1.800 hektare di Waingapu, NTT. Desain perencanaan sudah selesai dan ini (tambak BUBK Kebumen) di-copy dibuat di sana,” ujar Jokowi pada Maret lalu.

Baca : Warga Segera Dapat Ganti Rugi Lahan Tambak Udang di Sumba Timur

Selain meningkatkan produksi, pemerintah juga terus mendorong ekspor udang untuk menghasilkan devisa. Hal ini terus dikumandangkan oleh sejumlah jajaran pemerintah saat ini dan diharapkan tambak Sumba Timur bisa menopang target tersebut.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin juga meminta peluang peningkatan pangsa pasar udang dioptimalkan agar target ekspor komoditas udang 4,3 miliar dolar AS (sekitar Rp 65 triliun) tahun 2024 tercapai.

“Peluang besar peningkatan pangsa pasar dalam industri ini sepatutnya mampu kita optimalkan,” kata Wapres dalam sambutannya pada acara panen perdana udang vaname di Kebumen, Jawa Tengah, akhir Juni lalu.

Wapres menyampaikan Indonesia saat ini menempati peringkat ketiga terbesar dalam ekspor udang global setelah Ekuador dan India. Namun, pangsa pasar udang Indonesia masih cukup kecil yaitu sekitar 6 persen.

“Budi daya udang menawarkan nilai ekonomi yang potensial. Ekspor udang selama kurun waktu Januari sampai dengan April 2023 misalnya, telah berkontribusi signifikan dengan porsi 32,5 persen dari total ekspor produk perikanan Indonesia,” katanya. [Anto]

Tags: #Integrasi#KKP#Produksi#Sumba Timur#Udang
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati