• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Agustus 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Perempuan dan Anak

Empat Jenis Bunuh Diri dan Pemicunya

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Perempuan dan Anak
Reading Time: 1 min read
A A
0
Empat Jenis Bunuh Diri dan Pemicunya

Ilustrasi (Dok.istockphoto)

0
SHARES
3.3k
VIEWS

Kupang – Akar masalah dan pemicu seseorang bunuh diri tidaklah tunggal. Emile Durkheim, Bapak Sosiologi Modern, dalam bukunya yang terkenal Suicide (1987), menyebutkan ada empat jenis bunuh diri. Ini didasarkan pada dua kekuatan sosial yakni pertama, integritas sosial berupa kemampuan individu untuk terikat pada tatanan masyarakat. Kedua, regulasi moral berupa aturan atau norma yang mengatur kehidupan individu.

Baca juga: Masyarakat NTT Punya Andil Besar Dalam Kasus Bunuh Diri

BacaJuga

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

8 Juli 2026
Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

10 Maret 2026

Berikut empat jenis bunuh diri menurut Durkheim:

  1. Egoistik. Bunuh diri egoistik akibat terlalu sedikitnya integrasi sosial yang berhasil dilakukan seseorang dengan kelompok sosial seperti bergaul dan berinteraksi.
  2. Altruistik. Bunuh diri altruistik terjadi akibat dari integrasi sosial yang terlalu kuat sehingga individu mengorbankan dirinya untuk kepentingan kelompoknya. Contohnya aksi bunuh diri (kamikaze) para pilot Jepang yang menabrakkan pesawat tempurnya ke sejumlah kapal induk sekutu pada Perang Dunia II.
  3. Anomik. Bunuh diri anomik yang dilakukan ketika tatanan, hukum, serta aturan moralitas sosial mengalami kekosongan.
  4. Fatalistik. Bunuh diri fatalistik terjadi ketika nilai dan norma yang berlaku di masyarakat meningkat. Sehingga membuat individu atau kelompok tertekan oleh nilai atau norma itu.

Baca juga: Fakta Penting Mengapa Usia Muda Rentan Bunuh Diri

Mengutip Tempo.co Psikolog Tience Debora Valentina mengemukakan perempuan tiga kali lebih rentan melakukan percobaan bunuh diri daripada pria. Namun, pria yang meninggal karena bunuh diri empat kali lebih banyak dibandingkan perempuan.

Menurutnya, laki-laki lebih cenderung melakukan tindakan bunuh diri fatal yang berakibat pada kematian. *****

 

Tags: #Bunuhdiri#BunuhdiridiNTT#EmileDurkheim#kamikaze
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Tanda bahaya gas hidrogen sulfida (H2S) di sekitar kawah. (Dok.Magdalene.co)

Laporan Khusus Magdalene dari 3 Proyek Geotermal: Perempuan Menanggung Dampak Terbesar

by KatongNTT
8 Juli 2026
0

 KatongNTT – Aktivitas proyek panas bumi di Bondowoso (Jawa Timur), Mandailing Natal (Sumatera Utara), dan Ngada (Nusa Tenggara Timur)  telah...

Para peserta Diskusi Komunitas Breaking Barries, Building Feature #KickOutGBV# berfoto bersama dilatari bola untuk olahraga sepak bola di Jakarta, 6 Maret 2026. (Foto: Magdalene)

Sepak Bola Jadi Wadah Promosi Ruang Aman untuk Perempuan

by KatongNTT
10 Maret 2026
0

Siapa yang tidak kenal sepak bola, jenis olahraga paling populer seantero Indonesia bahkan dunia. Untuk merayakan Hari Perempuan Internasional pada...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati