• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Gandeng Keuskupan, Atma Jaya Beri Beasiswa 50 Siswa Flores Timur

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Gandeng Keuskupan, Atma Jaya Beri Beasiswa 50 Siswa Flores Timur

Uskup Larantuka Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr memukul gong dalam pembukaan rangkaian kegiatan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya di Flores Timur, NTT, Senin (27/2/2023). (Ist)

0
SHARES
83
VIEWS

Jakarta  – Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya memberikan beasiswa kepada 50 siswa Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), agar bisa menempuh pendidikan lebih tinggi dan menjadi calon pemimpin masa depan. Ini merupakan langkah awal menggandeng sejumlah keuskupan di wilayah Indonesia Timur.

Keterangan yang dihimpun dari laman Atmajaya.ac.id, Kamis (2/3/2023), menyebutkan beasiswa tersebut diberikan Atma Jaya melalui program Goes to Nusa tenggara Timur: Searching for Future Leader. Kegiatan ini sekaligus test on the spot ke beberapa sekolah di wilayah  Larantuka, Waiwerang, dan Lewoleba mulai Senin (27/2/2023) hingga Jumat (3/3/2023).

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Rangkaian acara dibuka Uskup Larantuka Mgr Fransiskus Kopong Kung, Pr dan dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Atma Jaya, Dr Irenius Dwinanto Bimo.

Uskup Fransiskus Kopong Kung berharap adanya kerja sama berkelanjutan dengan Unika Atma Jaya dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi yang berkualitas.

Menurutnya, program beasiswa yang diberikan Unika Atma Jaya akan bermanfaat bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan yang baik.

“Kerja sama ini perlu terus dikembangkan sehingga bermanfaat bagi anak-anak di wilayah timur, khususnya Larantuka, Flores,” kata dia.

Di Larantuka, kegiatan dihadiri sekitar 250 siswa dari SMA Fransiskus Asisi, SMAK St. Darius, SMAK Frateran Podor dan SMAN 1 Larantuka.

Irenius Dwinanto Bimo mengatakan Atma Jaya hadir sebagai kampus yang memiliki beragam keunggulan ingin berkontribusi untuk membangun kualitas sumber daya manusia di Indonesia. Langkah ini merupakan awal kerja sama dengan menggandeng sejumlah keuskupan di wilayah timur Indonesia.

Ratusan siswa/I mengikuti pembukaan rangkaian kegiatan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya di Flores Timur, NTT, Senin (27/2/2023). (Ist)
Ratusan siswa mengikuti pembukaan rangkaian kegiatan Universitas Katolik Indonesia (Unika) Atma Jaya di Flores Timur, NTT, Senin (27/2/2023). (Istimewa)

“Pemberian beasiswa tersebut menjadi salah satu upaya yang ditempuh. Harapannya di masa depan, kerja sama ini dapat semakin meluas ke seluruh daerah-daerah lainnya,” katanya.

Selain program beasiswa, juga disediakan potongan biaya SPP dan beberapa fasilitas lainnya. Nantinya, para penerima beasiswa dapat menyesuaikan dengan minat dan bakat mereka saat memilih program studi. [K-02]

Tags: #Atma Jaya#Beasiswa#Flores Timur#KeuskupanLarantuka
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati