Gelombang Tinggi, Evakuasi Penumpang KM Sirimau Ditunda

Evakuasi penumpang KM Sirimau yang kandas di perairan Ile Ape tertunda (Basarnas Maumere for KatongNTT.com)

Evakuasi penumpang KM Sirimau yang kandas di perairan Ile Ape tertunda (Basarnas Maumere for KatongNTT.com)

Kupang – Proses evakuasi penumpang KM Sirimau yang kandas di perairan Ile Ape, Kabupaten Lembata terhalang oleh gelombang tinggi. Informasi yang diperoleh KatongNTT dari Basarnas Maumere menjelaskan, sebelumnya dilakukan upaya penarikan KM Sirimau oleh Km Gandha Nusantara 14.

Namun hingga pukul 18.00 WITA, tidak ada pergeseran dari KM Sirimau. Upaya penarikan itu dimulai sekitar pukul 13.00 WITA dibantu dengan mesin induk KM Sirimau.

Kepala Syahbandar Lewoleba, Abdul Syukur dihubungi dari Kupang, Rabu (18/5) mengatakan bahwa masih sulit dilakukan olah gerak karena masih menunggu air laut pasang.

“Tetapi kemungkinan juga karena kapal yang digunakan untuk menarik KM Sirimau terlalu kecil sehingga masih sulit dilakukan penarikan,” katanya dikutip dari ANTARA.

Kepala Basarnas Maumere, I Putu Surdayana menjelaskam, upaya selanjutnya PT. PELNI (Persero) mendatangkan kapal tug boat dari Kupang untuk melakukan penarikan. Kapal tug boat diperkirakan berangkat malam ini dari Kupang menuju lokasi kandasnya KM Sirimau.

“Diperkirakan tiba besok pagi,” kata Surdayana.

Baca juga: Muat 839 Orang, KM Sirimau Kandas di Perairan Ile Ape

Ia menjelaskan, terkait evakuasi penumpang yang tertunda akibat gelombang tinggi, rencananya akan kembali dilakukan pada jam 12 malam menunggu air laut pasang.

“Seluruh penumpang asal lembata akan dikembalikan ke Pelabuhan Lewoleba,” jelasnya.

KM Sirimau berangkat dari Kupang Selasa (17/5/2022). Tiba di pelabuhan Lewoleba sekitar pukul 10.05 WITA. Pukul 13.00 WITA KM Sirimau berangkat menuju Pelabuhan Maumere. Kapal dilaporkan kandas pukul 14.30 WITA.

Kapal berukuran 6.066 GT itu memuat 784 penumpang dan 55 awak kapal. Basarnas Maumere memastikan para penumpang saat ini dalam kondisi aman.

Baca juga: NTT Bisa Kirim Sapi ke Luar, Ini Syaratnya

Adapun Tim SAR Gabungan yang terlibat diantaranya Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Lanal Maumere, Pos AL lembata, Kru KM Gandha Nusantara 14, Polair Lembata, Polres Lembata, KUPP Lembata, PT Pelni Lewoleba Lembata dengan menggerakkan unsur alut diantaranya KM Gandha Nusantara 14 , RIB 500 Pk Kansar Maumere, dan Sea Rider Lanal Maumere.[Joe]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *