Kupang – Gempa berkekuatan 5,6 magnitudo mengguncang wilayah Nagekeo pada 25 Januari 2024 pukul 20:26 WITA. Pasca itu beberapa gempa susulan melanda wilayah tersebut.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa 5,6 magnitudo ini terjadi di 47 kilometer (km) arah Barat Laut Mbay, Nagekeo, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Gempa ini berlangsung di kedalaman 11 km.
Baca juga : Letusan, Gempa dan Abu Vulkanik Gunung Lewotobi, 3 Desa Dikosongkan
Kemudian pada pukul 20:32 WITA gempa susulan berkekuatan 4,0 magnitudo kembali melanda wilayah tersebut.
Gempa ini terjadi di lokasi 8.28 Lintang Selatan (LS) dan ,121.17 Bujur Timur (BT) atau di 46 km arah barat laut Mbay, Nagekeo dengan kedalaman 10 Km.
Beberapa menit kemudian gempa berkekuatan 3,8 magnitudo juga terjadi, tepatnya di pukul 20:38:11 WITA, pada 58 km arah barat laut Mbay, Nagekeo, di kedalaman 7 km.
Baca juga : Gempa di Nagekeo Terasa Sampai Denpasar
Pada pukul 20:42 WITA terjadi gempa susulan lagi. Kekuatan gempa kali ini 2,9 magnitudo atau lebih kecil dari sebelumnya. Gempa ini terjadi di kedalaman 14 km di 43 km arah barat laut Mbay, Nagekeo
Kekuatan gempa kembali meningkat pada pukul 20:44 WITA yaitu 3,3 magnitudo di 43 km barat laut dengan kedalaman 14 kilometer. Kemudian berulang lagi dengan kekuatan 3,6 magnitudo pada pukul 20:47 WITA.
Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Dr. Daryono menyampaikan gempa ini dangkal akibat adanya aktivitas Sesar Naik Flores atau Flores Back Arc Thrust.
Baca juga : 2 Gempa Besar Landa Kupang Akibat Patahan Yang Sama
“Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik,” kata dia dalam keterangannya, Kamis 25 Januari 2024.
Gempa awal berkekuatan 5,6 magnitudo ini, kata dia, dirasakan di daerah Ruteng, Waingapu, Bajawa, Ende, Maumere, Labuan Bajo dengan skala getaran dirasakan nyata dalam rumah seperti getaran truk berlalu. ***




