• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Hari Pertama Invasi Militer Rusia, 100 Warga Ukraina Tewas

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Warga Ukraina berunjuk rasa menuntut perang dengan Rusia dihentikan. (DW)

Warga Ukraina berunjuk rasa menuntut perang dengan Rusia dihentikan. (DW)

0
SHARES
308
VIEWS

Lebih dari 100 warga Ukraina tewas di hari pertama invasi militer Rusia ke Ukraina. Jumlah yang tewas ini diklaim sebagai terbesar sejak Eropa diterjang Perang Dunia II. Lebih dari 100 ribu warga Ukraina terpaksa meninggalkan rumah mereka menurut laporan Badan PBB untuk Pengungsi (UNHCR).

“Serangan roket Rusia yang mengerikan di Kiev (ibukota Ukraina),” kata Dmytro Kuleba, Menteri Luar Negeri Ukraina pada hari Jumat seperti dikutip dari Euro News.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

“Terakhir kali ibukota kami mengalami hal seperti ini pada 1941 ketika diserang oleh Nazi Jerman,” ujar Kuleba.

Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu, 23 Februari 2022 mengeluarkan perintah operasi militer menerobos perbatasan Ukraina. Ribuan pasukan Rusia dikerahkan untuk melakukan serangan dari arah timur, utara, dan selatan mengepung wilayah Ukraina.

Invasi ini diklaim Rusia sebagai upaya melindungi warga sipil di bagian timur Ukraina.

Pasukan Rusia kemudian bergerak dan menguasai area Reaktor nuklir Chernobyl. Dunia mengenang tragedi mengerikan pada 26 April 1986 ketika reaktor nuklir mengalami kebocoran sehingga terjadi radiasi yang menewaskan seketika sekitar 100 orang. Ini merupakan bencana nuklir terbesar di dunia di masa Ukraina di bawah kekuasaan Uni Sovyet.

Negara-negara di Eropa mengutuk keras operasi militer Rusia ini dan menegaskan tindakan Rusia sebagai pelanggaran hukum internasional. Begitu juga Amerika Serikat dan negara-negara sekutunya seperti Korea Selatan dan negara-negara Arab.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui akun Twitter menyerukan agar perang dihentikan di Ukraina. “Setop perang. Perang itu menyengsarakan umat manusia dan membahayakan dunia,” ujar Presiden Jokowi, Kamis, 24 Februari 2022.

Kementerian Luar Negeri menyampaikan lima poin penting sebagai sikap Indonesia atas operasi militer Rusia ke Ukraina. Pertama, penghormatan terhadap tujuan dan prinsip piagam PBB dan hukum internasional, termasuk penghormatan terhadap integritas wilayah dan kedaulatan, penting untuk terus dijalankan.

Kedua, oleh karenanya, serangan militer di Ukraina tidak dapat diterima. Serangan juga sangat membahaykan keselamatan rakyat dan mengancam perdamaian serta stabilitas kawasan dan dunia.

Ketiga, Indonesia meminta agar situasi ini dapat segera dihentikan dan semua pihak agar menghentikan permusuhan serta mengutamakan penyelesaian secara damai melalui diplomasi.

Keempat, Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk mengambil langkah nyata guna mencegah memburuknya situasi. Kelima, Pemerintah, melalui Kementerian Luar Negeri,telah mempersiapkan rencana evakuasi WNI. Keselamatan WNI selalu menjadi prioritas pemerintah.

Menurut data Direktorat Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum, ada 72 warga Indonesia yang telah berkumpul dan menginap di Kedutaan Besar RI di Kiev.

“Mereka dalam kondisi selamat dan tetap tenang. Kami meminta mereka untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera berkumpul di KBRI. Juga membantu penjemputan bagi mereka yang kesulitan transportasi,” kata Judha Nugraha kepada wartawan.

Menurut Judha, Kemlu dan KBRI Kiev pada Rabu malam, 23 Februari 2022 mengadakan pertemuan virtual dengan para WNI yang tinggal di Ukraina untuk memonitor kondisi mereka dan menjelaskan langkah-langkah perlindungan bagi WNI. (Euro News/Reuters/DW/k-02)

Tags: #InvasiRusiakeUkraina#Presidenjokowi#Putin#WNI
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati