Kupang – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi terjadinya hujan ringan hingga sedang di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Hujan diperkirakan berlangsung selama akhir Juni tahun ini yang mana juga masih dalam periode musim kemarau.
Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang, Agung Sudiono Abadi, menjelaskan potensi hujan ini disebabkan adanya aktivitas siklonik di Barat Laut Australia.
Baca juga : BMKG Imbau Warga NTT Mulai Hemat Air Bersih
“Sirkulasi siklonik ini menyebabkan adanya daerah belokan dan pertemuan angin yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan (konvektif),” jelas dia dalam keterangannya, Rabu 28 Juni 2023.
Agung juga mengingatkan wilayah NTT akan mengalami hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang hingga 30 Juni 2023.
“Waspada potensi hujan yang dapat disertai petir dan angin di wilayah Nusa Tenggara Timur,” tegasnya.
Baca juga : NTT Dalam Masa Rawan Kebakaran Hutan dan Lahan
Untuk Pulau Timor sendiri cuaca umumnya berawan hingga berpotensi terjadi hujan ringan dan hujan sedang.
Pulau Rote umumnya cuaca akan berawan juga berpotensi hujan ringan. Lalu, Pulau Sabu umumnya berawan juga berpotensi terjadi hujan ringan.
Pulau Sumba pun cuaca umumnya berawan hingga berpotensi terjadi hujan ringan dan hujan sedang. Begitu pun dengan Pulau Flores umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan – sedang.
Sedangkan Pulau Adonara, Pulau Solor, dan Pulau Lembata umumnya berawan dan berpotensi hujan ringan. Lalu, Pulau Alor dan Pulau Pantar umumnya berawan hingga terjadi hujan ringan.****




