• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Menjelang G20, Sampah Jadi Tema yang Terus Dibahas di Labuan Bajo

Rita Hasugian by Rita Hasugian
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 3 mins read
A A
0
Bupati Manggarai Barat Edi Endi membahas sampah bersama Ketua RT se-Desa Gorontalo Kecamatan Komodo, di kantor Desa Gorontalo, beberapa waktu lalu (Ist)

Bupati Manggarai Barat Edi Endi membahas sampah bersama Ketua RT se-Desa Gorontalo Kecamatan Komodo, di kantor Desa Gorontalo, beberapa waktu lalu (Ist)

0
SHARES
115
VIEWS

Labuan Bajo – Rangkaian pertemuan menjelang G20 segera dimulai di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT, dalam waktu dekat. Sekalipun Labuan Bajo bukan merupakan lokasi utama, berbagai persiapan dilakukan sejak dua tahun silam. Salah satu persoalan yang jadi pekerjaan rumah adalah sampah.

Catatan KatongNTT.com, Jumat (2/3/2022), menyebutkan dalam tiga bulan terakhir saja, tema seputar sampah itu menjadi pembahasan sejumlah kementerian terkait. Tidak hanya itu, pihak swasta dan badan usaha milik negara (BUMN) juga ikut mengatasi sampah atau limbah. Pertanyaannya, berbagai program tersebut sudah mengatasi sampah?

BacaJuga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026
Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

9 Januari 2026

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono saat melihat langsung kawasan Pantai Marina, Bukit Pramuka, Labuan Bajo, pada akhir Desember lalu menyinggung ketersediaan tempat sampah. Selain menekankan pentingnya penghijauan, dia meminta kontraktor dan konsultan menambah prasarana kebersihan.

Baca : Sengkarut Penanganan Sampah di Kelurahan Kolhua

“Tolong juga ditambah jumlah tempat sampah, khususnya di setiap titik yang ada bangku tamannya,” ujarnya seperti ditulis laman resmi Kementerian PUPR.

Pekan kedua Januari lalu, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) membahas isu pengolahan sampah dalam rapat koordinasi percepatan pengembangan Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo.

“Kami (Kemenparekraf) bersama Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) sudah menerapkan beberapa proyek percontohan (pilot project) pengolahan sampah, terutama sampah plastik,” kata Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf RI Vinsensius Jemadu di Labuan Bajo, Rabu, (19/1/2022).

Dalam penanganan sampah di daerah wisata, Kemenparekraf menggandeng beberapa perusahaan besar karena sumber daya pemerintah terbatas. Kolaborasi dilakukan dengan berbagai pihak, salah satunya PT Astra Internasional.

KLHK sebenarnya mempunyai program mendukung pengelolaan sampah terintegrasi di lima destinasi wisata super prioritas, yakni Danau Toba, Sumatera Utara; Borobudur, Jawa Tengah; Mandalika, NTB; Likupang, Sulawesi Utara; dan Labuan Bajo.

Pembahasan sampah paling terakhir saat Rakor Persiapan Penyelenggaraan Pertemuan ke-2 Sherpa G20, di Ayana Komodo Resort Labuan Bajo, Selasa (1/3/2022). Kegiatan dilakukan Kemenko Bidang Perekonomian melalui Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Internasional.

Baca : Sampah Picu Banjir di Kota Kupang

Rakor dipimpin Sekretaris Kemenko Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso selaku Ketua Sekretariat Bidang Sherpa Track dan Finance Track di dampingi Pejabat dari Kementerian Luar Negeri Trian. 

Susiwijono, seperti dilansir Infopublik.id, menjelaskan sekitar sepuluh kegiatan digelar di Labuan Bajo terkait dengan pelaksanaan G20.

Sedangkan Trian menyinggung isu lingkungan. Dirinya berharap agar pengelolaan sampah di Manggarai Barat harus dijalankan dengan baik, terutama sampah plastik.

“Sebab kalau sampah tidak dikelola dengan baik, maka isu ini juga menjadi perhatian penyelenggaraan G20,” tambahnya.

Hadir dalam Rakor ini, Asisten III Setda Manggarai Barat Ismail Surdi, Wakil Kapolres Manggarai Barat, Kadis Kesehatan Manggarai Barat, Sekretaris Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kebudayaan Manggarai Barat. Ada juga Kepala Otoritas Bandara Komodo, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Labuan Bajo, Direksi PT. PLN, General Manajer PT. PLN Unit Induk Wilayah NTT.

Kemudian General Manajer Bandara Komodo PT. Angkasa Pura I, Direksi PT Indonesian Tourism Development Coorporation dan jajaran Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF). [HS/K-02]

Tags: G20Labuan BajoPUPRSampah
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Jalur sebelah barat pembuangan limbah air pendingin mesin untuk merawat turbin dan pipa PLTU Timor-1 yang dibuang ke Laut Timor. Limbah itu mengandung serpihan batubara, oli dan solar. Jalur barat lokasinya berdekatan dengan lokasi budidaya rumput laut petani Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang, NTT. (Dok.Oktaf Sekatu)

4 Lembaga Uji Lab, Petani: Limbah Pendingin Mesin PLTU Timor-1 Dibuang ke Laut

by Rita Hasugian
9 Januari 2026
0

 Kupang – Klaim PT PLN (Persero) untuk mengusut dan memvalidasi dugaan batubara sebagai bahan bakar PLTU Timor-1 memunculkan pertanyaan. Sebab...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati