82 Gardu Kembali Menyala, PLN Investigasi Kebakaran Mesin PLTD Seba di Sabu

General Manager PLN UIW NTT, Fintje Lumembang mengatakan,  pihaknya  mengerahkan personil untuk melakukan investigasi dan percepatan pemulihan di PLTD Sabu.

Personil PT PLN sedang memperbaiki gardu yang padam setelah terjadi kebakaran mesin pembangkit di PLTD Seba di Sabu Raijua NTT pada Jumat malam 20 Januari 2023 (Dok PLN)

Personil PT PLN sedang memperbaiki gardu yang padam setelah terjadi kebakaran mesin pembangkit di PLTD Seba di Sabu Raijua NTT pada Jumat malam 20 Januari 2023 (Dok PLN)

Kupang – PT PLN mengklaim  sistem kelistrikan pulih 95,35 persen pasca kebakaran di PLTD Seba, Kabupaten Sabu Raijua, NTT terbakar kemarin.  Kebakaran terjadi di satu unit mesin pembangkit sewa.

Manager PLN ULP Sabu Raijua, Virtus Gita Anggara menjelaskan, dari 86 gardu yang terdampak kebakaran, 82 gardu telah kembali menyala.

“Sistem kelistrikan Sabu telah pulih 95,35 persen,” kata Virtus seperti dijelaskan dalam pernyataan pers PLN  pada Sabtu, 21 Januari 2023.

Baca juga: Area PLN Sabu Terbakar 

Dengan daya sebesar 1,58 MW untuk beban puncak siang , pelanggan normal sebesar 1,91 MW. Sehingga masih terjadi kekurangan daya sebesar 0,33 MW.

Kekurangan daya tersebut selama masa emergency diatasi dengan penyalaan bergilir maksimal selama 3 jam.

“Bagi pelanggan yang memiliki genset  mohon dapat  mengoperasikan genset sementara,” imbuh Viktus.

General Manager PLN UIW NTT, Fintje Lumembang mengatakan,  pihaknya  mengerahkan personil untuk melakukan investigasi dan percepatan pemulihan di PLTD Sabu.

Baca juga: PLN Bangun Anjungan Listrik Mandiri Pertama di NTT, Ini Manfaatnya

“Kami telah mengirimkan tambahan personil dari Kupang untuk melakukan investigasi dan percepatan pemulihan di Sabu tadi malam,” kata Fintje.

PLN belum mengetahui penyebab kebakaran mesin pembangkit sewa di PLTD Seba.

Selain itu, PLN juga menambah mesin pembangkit yang disiapkan dari Kupang dan Sumba berupa 3 unit mobil genset.

“Saat ini menunggu kepastian jadwal transportasi laut dari Kupang dan Sumba ke Pulau Sabu” ujar Fintje.

Dari total 5 unit mesin sewa dengan daya mampu kontrak 2 MW, 1 unit mesin 0,4 MW terbakar. PLN sendiri memiliki 7 unit mesin genset dan mobile genset dengan daya 1,64 MW.

“Perlu kami informasikan juga, personil kami sedang berupaya membantu menghidupkan 3 mesin sewa yang tidak terdampak kebakaran.  Sehingga bisa beroperasi kembali,” kata Fintje.  *****

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *