• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Menteri Agama: Jadikan Natal 2022 Momentum Merawat Kerukunan

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Suasana Pasca Misa Malam Natal di Gereja Paroki Santa Perawan Maria Ratu , Stasi Pruda di Desa Pruda, Kecamatan Waiblama ,Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Sabtu 24 Desember 2022. (Difan -KatongNTT.com)

Suasana Pasca Misa Malam Natal di Gereja Paroki Santa Perawan Maria Ratu , Stasi Pruda di Desa Pruda, Kecamatan Waiblama ,Kabupaten Sikka, Provinsi NTT, Sabtu 24 Desember 2022. (Difan -KatongNTT.com)

0
SHARES
47
VIEWS

Jakarta– Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengajak seluruh umat Nasrani untuk menjadikan Natal 2022 sebagai momentum untuk merawat harmoni dan kerukunan dalam kebhinekaan.

“Saya mengajak seluruh umat Kristiani menjadikan peringatan Natal tahun ini sebagai momenum untuk merawat harmoni dan kerukunan dalam keragaman dan kebhinekaan,” kata Menag Yaqut seperti dikutip dari Antara, 24 Desember 2022.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Dia menyatakan tema Natal 2022 yakni Pulanglah Mereka ke Negerinya Melalui Jalan Lain, bermakna bahwa keanekaragaman adalah anugerah Tuhan yang harus disyukuri, dirawat, dan terus dikembangkan.

Baca juga: Natal 2022, Ini Lima Pohon Natal Tertinggi di Dunia

Menurutnya, kebhinekaan sudah seharusnya mendorong semua orang untuk saling bergandengan tangan untuk mewujudkan tata kehidupan bersama yang lebih bermartabat.

“Dengan berjalan bersama, kita akan dapat pulih lebih cepat, bangkit lebih kuat. Dengan berjalan bersama dalam rasa hormat atas keragaman dan kebhinekaan, maka akan tercipta kerukuman umat untuk Indonesia hebat,” ujarnya.

Menag menghadiri perayaan Natal di GPIB Immanueal (Gereja Blenduk) Kota Semarang, Jawa Tengah pada Kamis malam.

Baca juga: Tanpa Keberagaman Indonesia Tidak Ada

Menag berada di dalam gereja selama beberapa menit untuk menyapa jemaat. Dia menegaskan bahwa dirinya merupakan menteri agama untuk semua agama, bukan hanya untuk satu agama saja.

Menag juga berpesan kepada umat beragama untuk menjadikan agama sebagai sumber inspirasi, sumber kedamaian, dan menyebarkan kasih sayang.

“Mari kita tinggalkan jauh-jauh anggapan bahwa agama itu jadi norma konflik bagi yang berbeda,” ujarnya.

Majelis Jemaat GPIB Immanuel Ida Lomboan mengapresiasi kunjungan kerja Menag pada malam Natal.

“Bapak Menteri Agama memang tidak seiman, tapi beliau mau bersama-sama dengan kami. Beliau pesan agar menjaga kerukunan antarumat beragama,” katanya seperti dikutip dari Antara. *****

 

Tags: #Kerukunan#MenteriAgama#Natal2022#YaqutCholilQoumas
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati