• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, September 11, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Cuaca, Iklim dan Lingkungan

Mobil Gubernur NTT Kabur, Warga Besipae: Gubernur Jangan Lari dari Masyarakat Kecil!

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Cuaca, Iklim dan Lingkungan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Mobil yang diduga membawa Gubernur NTT, Viktor Laiskodat keluar tanpa menanggapi masyarakat Pubabu yang sedang melakukan aksi (Tangkapan layar dari video Warga)

Mobil yang diduga membawa Gubernur NTT, Viktor Laiskodat keluar tanpa menanggapi masyarakat Pubabu yang sedang melakukan aksi (Tangkapan layar dari video Warga)

0
SHARES
133
VIEWS

Kupang – Warga Besipae murka ketika melihat mobil yang diduga milik Gubernur NTT keluar dari Kantor Gubernur tanpa mengindahkan warga Besipae yang berunjuk rasa.

Beberapa utusan warga sedang dibawa Kapolres Kota Kupang bertemu Asisten II Gubernur NTT. Pertemuan ini untuk mendiskusikan kelanjutan permasalahan tanah adat Pubabu yang diklaim milik pemerintah. Sehingga rumah-rumah warga digusur.

BacaJuga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

17 Agustus 2026
Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

11 Februari 2026

Sedang beberapa warga yang menunggu di depan pintu masuk Kantor Gubernur terus berorasi.

Baca Juga: Warga Besipae Berkemah Di Depan Kantor Gubernur, Tuntut Bertemu Viktor Laiskodat

Gubernur NTT dikabarkan tak berada di kantor sehingga warga hanya bisa dipertemukan dengan Asisten II.

Namun, sekitar pukul 16.00 WITA, warga dikejutkan dengan keluarnya mobil dengan nomor polisi 1 yang dikawal oleh Satpol PP dan Satlantas lewat pintu keluar.

Warga yang saat itu berkumpul di depan pintu masuk berlari menuju mobil yang diduga kuat membawa Viktor Laiskodat.

Warga Besipae menyanyikan lagu yang menyindir Gubernur agar tak lari dari masyarakat kecil (Ruth-KatongNTT)
Warga Besipae menyanyikan lagu yang menyindir Gubernur NTT agar tak lari dari masyarakat kecil (Ruth-KatongNTT)

Namun, warga tak dapat menghadang karena mobil melaju cepat. Bahkan menerobos lampu merah El Tari.

Baca Juga: Komnas HAM: Pemprov NTT Buka Ruang Dialog Setara dengan Warga Pubabu-Besipae

Melihat itu, warga tersulut emosi dan makin berteriak keras meminta pertanggungjawaban Gubernur atas rumah-rumah warga yang digusur rata pemerintah pada 20 Oktober 2022 lalu.

“Mereka omong kosong. Bilang ketemu dengan Asisten II supaya dia (gubernur) bisa lari. Jangan lari dari kami masyarakat kecil!” teriak warga.

Warga merasa telah dibohongi dan tak dihargai keberadaan mereka.

“Sa su liat ko, sa su liat ko, Laiskodat ko jangan lari dari kenyataan,” nyanyi warga Besipae menanggapi tingkah Gubernur NTT sore itu.*****

Tags: #besipae#GubernurNTT#Kemahdidepankantorgubeernur#ViktorLaiskodat#wargaBesipae
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Gereja Santo Thomas Moruf di Maumere, kabupaten Sikka, rusak diterjang gempa pada 15 Agustus 2026. (Dok. Benadikta da Silva)

Gempa Susulan Terus Terjang Flores, BMKG: Total 1576 !

by Rita Hasugian
17 Agustus 2026
0

KatongNTT- Gempa susulan masih mengguncang Pulau Flores hingga hari ini. Fransiska Heldiana Juita, warga Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat pada...

Desa Tablolong. (Rita Hasugian/KatongNTT)

Cerita Rumput Laut dari Tablolong: Petani Kesulitan Bibit, Hama Lendir, dan Tercemar Mikroplastik

by Rita Hasugian
11 Februari 2026
0

Pada Jumat sore, 30 Januari 2026, Indrawati Doroh duduk berselonjor di teras rumahnya di Desa Tablolong, Kabupaten Kupang, NTT bersama...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati