• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Orang Muda dan Pengrajin NTT Diajak Berkolaborasi Pasarkan Produk

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 1 min read
A A
0
Para pengrajin di NTT bersama beberapa pengurus Dekranasda NTT dalam Sosialisasi Dekranas Award (Ruth-KatongNTT)

Para pengrajin di NTT bersama beberapa pengurus Dekranasda NTT dalam Sosialisasi Dekranas Award (Ruth-KatongNTT)

0
SHARES
58
VIEWS

Kupang – Konsultan UMKM senior, Prieyo Pratomo mengatakan pengrajin NTT harus berkolaborasi dengan orang muda untuk memasarkan produk mereka.

Menurutnya, kerajinan NTT sejak dulu kala telah terkenal. Terlebih tenun dan anyamannya yang menonjol. Namun pemasaran kini yang lebih banyak hadir dengan versi digital, menjadi satu kelemahan yang dihadapi para pengrajin NTT saat ini.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Pengrajin, dalam hal ini penenun dan penganyam, cenderung adalah orang tua. Sehingga Prieyo mengatakan jangan direcoki lagi pemikiran mereka dengan urusan marketing.

“Dia (pengrajin) kekuatannya itu di tangan. Tangannya itu bagai malaikat. Keterampilan menenunnya itu, wow. Tapi mereka harus disandingkan dengan orang-orang yang melek teknologi. Jangan pengrajin disuruh jadi kreator, disuruh jadi eksportir. Kasihan,” ujarnya kepada KatongNTT di Hotel Sotis Kupang, Rabu, 14 Desember 2022.

 

Konsultan UMKM, Prieyo Pratomo kepada katongNTT mengungkapkan peran orang muda dalam mengembangkan UMKM (Ruth-KatongNTT)
Konsultan UMKM, Prieyo Pratomo kepada katongNTT mengungkapkan peran orang muda dalam mengembangkan UMKM (Ruth-KatongNTT)

Yustin Sadji, salah satu pelaku UMKM dari Kabupaten Kupang dalam sosialisasi Dekranas Award mengatakan, permasalahan UMKM saat ini lebih pada akses pasar yang minim. Tata kelola manajemen dalam usaha juga minim.

“Di mana kita masih kerja personal, jadi agak susah karena banyak yang diurus. Lalu beberapa lembaga di beberapa pelatihan juga kebanyakan hanya menyampaikan materi, tetapi tak langsung membantu (pelaku UMKM) di lapangan,” ujar perempuan 49 tahun itu.

Prieyo menegaskan, peran orang muda sangat penting dalam membantu mengembangkan produk UMKM.

Baca Juga: Kisah Orang Muda NTT Bisnis Camilan Jadul Ublin

Orang muda yang mana lebih melek teknologi, diharapkan dapat berkolaborasi dengan para pengrajin. Guna membantu memasarkan produk lewat media digital.

“Orang muda harus berperan juga. Jangan melulu hanya menuntut pemerintah. Gunakan medsos yang ada. Instagram, Facebook, Tik Tok. Upload produknya, jadi orang di luar negeri bisa lihat,” tegas Executive Advisor Indonesian Furniture Industry & Handicrafts Association (ASMINDO) itu.

Ia mengatakan, perlu dibangun ekosistem yang saling berkolaborasi. Produk dibuat oleh pengrajin. Sedangkan, informasi promosi disampaikan oleh anak-anak muda. *****

Tags: #Asmindo#Deekranas#Dekranasda#DekranasdaAward#Kerajinan#UMKM#UMKMNTT
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati