• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, Februari 13, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Pekerja Migran & Perdagangan Orang

PMI Korban Penembakan Polisi Malaysia Meninggal, Ginjalnya Terkena Peluru

Peristiwa penembakan polisi perairan Malaysia pada Jumat subuh, 24 Januari 2025 telah menewaskan dua PMI. Tiga lainnya masih dalam perawatan.

KatongNTT by KatongNTT
1 tahun ago
in Pekerja Migran & Perdagangan Orang
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi: PMI meninggal di Malaysia (ist)

Ilustrasi: PMI meninggal di Malaysia (ist)

0
SHARES
83
VIEWS

Kupang – Satu Pekerja Migran Indonesia (PMI) korban penembakan polisi perairan Malaysia yang dirawat di Rumah Sakit Idris Shah Serdang akhirnya meninggal. PMI yang belum diketahui identitasnya menjalani operasi pengangkatan ginjal karena terkena peluru.

“Kondisinya terus memburuk, hingga akhirnya meninggal dunia,” kata Direktur Perlindungan WNI Judha Nugraha kepada pers.

BacaJuga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

8 Januari 2026
Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

27 Desember 2025

PMI berjenis kelamin pria ini dirawat di RS Idris Shah Serdang, Malaysia  dari tanggal 24 Januari 2025 hingga meninggal pada 4 Februari 2025.

Baca juga: PMI NTT Sering Jadi Korban Penembakan Polisi Maritim Malaysia

PMI yang meninggal ini tidak membawa dokumen identitas diri.  WNI yang bersama almarhum dirawat di RS Idris Shah Serdang tidak mengenalnya.

“KBRI Kuala Lumpur terus mengupayakan proses identifikasi antara lain melalui rekam biometrik,” ujar Judha.

Peristiwa penembakan polisi perairan Malaysia (Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia)  pada Jumat subuh, 24 Januari 2025 telah menewaskan dua PMI. Tiga lainnya masih dalam perawatan di rumah sakit di Malaysia.  Kementerian Luar Negeri melaporkan kondisi mereka stabil.

Satu PMI asal Aceh, Muhammad Hanafiah sudah dipindahkan ke ruang rawat biasa setelah menjalani operasi.  Dua PMI lainnya berasal dari Riau. Kemenlu sudah menginformasikan ke pihak keluarga tentang kondisi kesehatan Hanafiah.

Baca juga: 5 PMI Ditembak, Tindakan Berlebihan Polisi Malaysia?

Polisi Perairan Malaysia Dibebastugaskan  

Mengenai permintaan pemerintah Indonesia agar investigasi menyeluruh dilakukan Malaysia, Judha menjelaskan KBRI Kuala Lumpur telah bertemu Kepala Kepolisian Selangor pada 31 Januari 2025. Kepala Kepolisian Selangor menyatakan pihaknya berkomitmen melakukan penyelidikan menyeluruh, cepat, dan transparan termasuk terhadap petugas polisi perairan yang terlibat.

“Dari tiga pasal yang digunakan dalam penyelidikan,  terdapat satu pasal dalam Akta Senjata Api yang digunakan untuk menginvestigasi petugas APMM (polisi perairan Malaysia-Red) atas dugaan kesalahan dalam penggunaan senjata,” ujar Judha.

Aparat polisi perairan Malaysia yang berpatroli pada saat terjadinya penembakan terhadap 5 PMI juga telah dibebastugaskan.

Baca juga: Dua PMI Asal Riau Ungkap Tak Ada Serangan Senjata Tajam ke Polisi Malaysia

Dua PMI korban penembakan polisi perairan Malaysia mengungkapkan bahwa tidak ada perlawanan dengan senjata tajam pada Jumat subuh, 24 Januari 2025.  Pernyataan ini untuk merespons penjelasan Kepolisian Malaysia bahwa mereka diserang dengan parang sehingga melakukan penembakan .

Keduanya memberikan penjelasan kepada KBRI Kuala Lumpur saat menjenguk mereka di rumah sakit. Kedua korban yang berasal dari Riau ini sudah dalam kondisi stabil sehingga dapat memberikan keterangan. [*}

 

 

 

 

 

Tags: #bp3mintt#DirekturPerlindunganWNI#Humantrafficking#KBRIKualaLumpur#KementerianPerlindunganPekerjaMigran#PMI#PolisiMalaysia#tppo
KatongNTT

KatongNTT

Baca Juga

Rumput laut milik nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang rusak disebabkan limbah batubara PLTU Timor-1. (Dok. Oktaf Saketu)

PLN Klaim Usut Dugaan Batubara PLTU Timor-1 Cemari Laut Timor

by Rita Hasugian
8 Januari 2026
0

Kupang – PT PLN sedang menelusuri dan memvalidasi informasi dari nelayan Desa Lifuleo, Kabupaten Kupang bahwa aktivitas bongkar muat batubara...

Penjara Kluang, Johor, Malaysia tempat PMI NTT tak berdokumen menjalani hukuman sebelum dideportasi pulang. (icrc.uthm.edu)

PMI NTT Ungkap Penjara dan Detensi Imigrasi Malaysia Tidak Manusiawi

by Rita Hasugian
27 Desember 2025
0

Kupang – Marselinus Seke menahan rasa sakit pada kedua kakinya yang bengkak setiap kali melangkah. Kulit kakinya melepuh,  mengeluarkan cairan...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati