Potensi Tsunami di NTT, BMKG Imbau Warga Tidak Panik

Kupang – Hasil kajian dan analisis pemodelan tsunami oleh para ahli, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) berpotensi mengalami gempabumi

Kupang – Hasil kajian dan analisis pemodelan tsunami oleh para ahli, wilayah NTT berpotensi mengalami gempabumi yang bisa membangkitkan tsunami dengan ketinggian lebih dari 3 meter. Wilayah yang berpotensi mengalami gempa dengan magnitude M 8,5 yakni di daerah selatan Sumba dan M 7,4 di Utara Flores.

Kepala Stasiun Geofisika Kupang, Margiono mengatakan NTT memiliki potensi terhadap bahaya gempa merusak dan tsunami. Pasalnya, NTT merupakan daerah kepulauan yang dikelilingi oleh patahan- patahan (Sesar) mulai dari Barat dan Selatan (Zona Megathrust), Utara (Flores Back Arc Thrust) dan beberapa patahan-patahan lokal lainnya yang masih aktif.

“Hal ini didukung dengan histori kejadian yang dimana daerah NTT pernah dilanda 12 kali kejadian tsunami sejak tahun 1891-2022,” tulis Margiono dalam keterangan pers pada Rabu (30/11/2022).

Baca juga : Update Gempa Cianjur, 271 Orang Meninggal dan 40 Hilang

Margiono menjelaskan, informasi adanya potensi tersebut disampaikan oleh para ahli setelah melalui kajian dan analisis. Ia memastikan informasi tersebut bukan hoax.

“Ini adalah potensi, bukan prediksi,” jelasnya.

Kendati demikian, Margiono mengimbau warga NTT tidak panik. Menurutnya, sampai saat ini tidak ada alat yang dapat memprediksi kejadian gempabumi secara akurat kapan, dimana dan berapa kekuatannya.

“Sehingga BMKG tidak pernah mengeluarkan informasi Prediksi Gempabumi,” jelas Margiono.

Baca juga: Basarnas Gelar Pelatihan Berskala Internasional untuk Penanganan Gempa

BMKG menyarankan masyarakat untuk melakukan mitigasi bencana sejak dini. Upaya tersebut dapat berupa mitigas struktur dan non struktural dengan membangun bangunan tahan gempa, melakukan tata ruang jalur evakuasi dari pantai sampai ke titik kumpul, serta membekali diri.

Margiono berharap masyarakat tetap tenang dan saling mengedukasi terkait mitigasi cara-cara melakukan penyelamatan diri terhadap kejadian gempabumi dan tsunami.*****

Baca juga: Gempa Guncang Flores

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *