Rumah Bapa Suci Resmi Berdiri di Tanah Arab

U

Kupang -Rumah Bapa Suci (Nunsiatur Apostolik) di Tanah Arab telah diresmikan. Rumah Bapa Suci berlokasi di Abu Dhabi, ibukota Uni Emirat Arab (UEA).

Peresmian Rumah Bapa Suci dilakukan pada Jumat, 4 Februari 2022. Delegasi Vatican untuk peresmian Rumah Bapa Suci Paus di UEA dipimpin oleh Uskup Agung Edgar Pena Parra.

Uskup Agung Pena Parra yang menjabat sebagai Substituto Sekretariat Negara untuk Vatican didampingi Uskup Yoannis Lahzi Gaid. Lhazi Gadi anggota The Higher Committe of Human Fraternity dan juga mantan sekretaris pribadi Paus Fransiskus.

Vatican News melaporkan, sore hari setelah peresmian Rumah Bapa Suci sekaligus sebagai perwakilan diplomatik, Uskup Parra memimpin Misa di Katedral Santo Joseph di Abu Dhabi.

Saat homili, Uskup Parra mengatakan Tuhan memberikan teladan terbaik tentang bagaimana bertahan dalam keputusasaan dengan kesabaran.

“Saya berani mengatakan bahwa komunitas Katolik di Abu Dhabi dan Semenanjung Arab secara keseluruhan juga sebagai teladan kesabaran, dan kehidupan Kristen yang dipenuhi harapan,” kata Uskup Parra.

Tanggal peresmian Rumah Bapa Suci atau Kedutaan Vatican di Abu Dhabi bersamaan dengan sejumlah peringatan penting kedua negara. Yakni, memperingati 50 tahun berdirinya UEA.

Kemudian, Hari Internasional Persaudaraan Manusia yang kedua, Peringatan 15 Tahun Hubungan Diplomatik UEA dan Holy See (Vatican). Dan, Peringatan tiga tahun penandatangan Dokumen Persaudaraan Manusia oleh Paus Fransiskus dan Imam Agung Al Azhar, Ahmad Al Tayyeb.

Uskup Parra menyinggung soal Dokumen dalam pidato peresmian Rumah Bapa Suci. Menurutnya, Dokumen itu menampilkan elemen-elemen yang menyatukan Kristen dan Muslim. Dan kebutuhan semua orang untuk hidup dalam persaudaran, terlepas dari berbagai perbedaan.

Peresmian Rumah Bapa Suci dihadiri sejumlah pejabat penting UEA. Uskup Parra menyatakan terimakasih kepada Sheikh Mohamed bin Zayed bin Sultan Al Nahyan, Putra Mahkota untuk Emirat Abu Dhabi dan Wakil Panglima Tertinggi UEA.

Delegasi Vatican selama 5 hari melakukan kunjungan di UEA untuk peresmian Nunsiator Apostolik. (Vatican News/Arab News/k-02)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *