• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Jumat, April 17, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Semua Daerah di NTT Sangat Mudah Terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 1 min read
A A
0
Semua Daerah di NTT Sangat Mudah Terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan

Ilsutrasi kebakaran hutan (BNPB).

0
SHARES
8
VIEWS

Kupang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan semua daerah kabupaten/kota di Nusa Tenggara Timur (NTT) berstatus sangat mudah terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Seluruh daerah di NTT saat ini dalam kondisi sangat mudah terjadi karhutla sehingga perlu diwaspadai bersama pemerintah dan masyarakat setempat,” kata Kepala Stasiun Meteorologi El Tari Kupang BMKG Agung Sudiono Abadi di Kupang, Minggu, (14/5/2023).

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Ia mengatakan tingkat kemudahan terbakar di lapisan atas permukaan tanah tersebar merata di 22 kabupaten/kota se-NTT.

“Semua daerah berstatus merah yang artinya kondisi alang-alang dan dedaunan yang biasanya menutupi lantai hutan, dalam kondisi sangat kering dan sangat mudah terbakar,” katanya seperti ditulis Antara.

Agung mengimbau warga agar berperan aktif mencegah terjadinya karhutla dengan menghindari aktivitas atau tindakan yang dapat memunculkan titik api.

Tindakan yang perlu dihindari, kata dia, seperti membuka atau membersihkan lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakar, membuang puntung rokok di area terbuka yang terdapat tumpukan dedaunan atau rumput kering.

Apabila titik api muncul, kata dia, sangat berpotensi membesar dan meluas, apalagi didukung dengan aktifnya angin muson timur di NTT.

“Oleh sebab itu, langkah pencegahan patut dilakukan karena jika terjadi karhutla, maka akan lebih sulit untuk dipadamkan,” katanya.

Pada tahun 2020 lalu, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mencatat, luas areal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) Indonesia mencapai 296.942 hektare (ha) pada 2020. Jumlah itu turun 81,9% dibandingkan pada tahun sebelumnya yang mencapai 1,65 juta ha. NTT merupakan provinsi yang terdampak karhutla paling besar sepanjang 2020 yang 114.719 ha.

Menurut pantauan satelit Terra/Aqua (LAPAN), ada 420 titik panas (hotspot) di NTT pada tahun lalu. Karhutla di NTT sepanjang tersebut menghasilkan emisi sebesar 6,54 juta ton CO2e. [Anto]

Tags: #BMKG#hutan#kebakaran
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati