• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

300 Desa di NTT Belum Dialiri Listrik PLN

Tim Redaksi by Tim Redaksi
4 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Ilustrasi: Sejumlah desa di Provinsi NTT belum dialiri listrik dari PLN (pasardana.id)

Ilustrasi: Sejumlah desa di Provinsi NTT belum dialiri listrik dari PLN (pasardana.id)

0
SHARES
656
VIEWS

Kupang – Sebanyak 300 desa di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) belum mendapatkan pelayanan listrik dari PLN. Hal itu disampaikan oleh General Manager PLN UIW NTT, Agustinus Jatmiko, akhir pekan lalu.

“Desa yang benar-benar belum berlistrik itukan posisi terakhir waktu itu (akhir 2021) 330, sekarang tinggal sekitar 300 desa,” ujar Jatmiko kepada KatongNTT di halaman Waterpark Kupang.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Menurutnya, ada beberapa desa di antara 300 desa tersebut yang teraliri listrik, namun bukan dari PLN. Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya memberikan pelayanan yang maksimal bagi warga NTT.

“Sekitar separuhnya (menggunakan listrik bukan dari PLN), tapi kan mereka juga mau mendapatkan listrik dari PLN,” kata Jatmiko.

Pelayanan kelistrikan, kata Jatmiko, berdasarkan anggaran yang dikucurkan oleh Pemerintah. PLN menargetkan sampai akhir 2024, semua desa di NTT menikmati listrik dari PLN.

“Berapa (anggaran) yang kita dapatkan itulah yang kita alokasikan,” jelasnya.

Meski demikian, kendala lain yang dihadapi oleh PLN selain anggaran adalah akses ke beberapa desa yang cukup sulit. Kondisi ini harus disiasati dengan membangun jaringan di luar sistem yang sudah ada.

“Harus dibangun PLTS yang terpisah. Nah itu butuh waktu yang lebih panjang,” kata Jatmiko.

Menurutnya, rasio elektifikasi (RE) di NTT sampai akhir 2021 naik menjadi 92 persen. Pihaknya berkomitmen menyelesaikan layanan listrik bagi seluruh desa dan masyarakat NTT.

KatongNTT berupaya mendapatkan rincian sebaran 300 desa di NTT yang belum berlistrik. Manager Komunikasi PLN UIW NTT, Margaretha Yupukoni yang dihubungi mengatakan data tersebut tidak bisa diberikan.

“Untuk data tersebut bisa diminta dari kabupaten masing-masing ya,” tulis Margaretha dalam pesan WhatsApp pada Kamis (7/7/2022).(Joe)

Baca juga: Bidan Desa Ernesty 7 Tahun Bekerja Tanpa Listrik, Air Bersih di Mabar

Tags: #agustinusjatmiko#Desabelumdialirilistrik#Listrik#PLN#plnuiwntt
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati