• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, April 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Sorotan

Unesco Tetapkan Tiga Arsip Dokumenter Indonesia Jadi Ingatan Kolektif Dunia

Rita Hasugian by Rita Hasugian
3 tahun ago
in Sorotan
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah (tengah) menerima tiga sertifikat arsip dokumenter Indonesia yang ditetapkan Unesco sebagai Ingatan Kolektif Dunia pada Senin, 3 Juli 2023 di gedung Pejambon, Jakarta Pusat. (Dok. Kemenlu RI)

Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kementerian Luar Negeri, Teuku Faizasyah (tengah) menerima tiga sertifikat arsip dokumenter Indonesia yang ditetapkan Unesco sebagai Ingatan Kolektif Dunia pada Senin, 3 Juli 2023 di gedung Pejambon, Jakarta Pusat. (Dok. Kemenlu RI)

0
SHARES
59
VIEWS

Kupang- Tiga arsip dokumenter Indonesia telah ditetapkan sebagai Ingatan Kolektif Dunia (Memory of the World) oleh Unesco.

Tiga arsip dokumenter itu adalah Pidato Soekarno “To Build the World Anew”, Pertemuan Pertama Gerakan Non-Blok, dan Hikayat Aceh.

BacaJuga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

3 Maret 2026
Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

18 Agustus 2025

Kementerian Luar Negeri menerima tiga sertifikat atas penetapan tiga arsip dokumenter Indonesia dari Unesco pada Senin, 3 Juli 2023 di Gedung Pejambon, Jakarta Pusat.

Dalam rilis Kementerian Luar Negeri menjelaskan, tiga arsip dokumenter Indonesia sebagai Ingatan Kolektif Dunia ditetapkan dalam Sidang Dewan Eksekutif ke 216 Unesco di Paris pada 10-14 Mei 2023.

Baca juga: Sikka dan Alor Mendaftarkan Indikasi Geografis Tenunnya, 13 Kabupaten Menyusul

Kemenlu menegaskan, pengakuan ini menjadi bukti nyata akan keunggulan Indonesia dalam diplomasi budaya internasional. Indonesia juga dinilai berhasil memperkenalkan nilai-nilai sejarah yang terkandung dalam dokumen tersebut kepada dunia.

Kemenlu berharap dengan pengakuan Unesco ini dapat menginspirasi seluruh pihak untuk terus melindungi dan memelihara arsip bersejarah yang berharga.

Penetapan serta penyerahan tiga sertifikat oleh Unesco menjadikan Indonesia memiliki 11 dari total 496 dokumen Ingatan Kolektif Dunia.

Penghargaan Unesco ini, menurut Kemlu, juga memperkuat posisi Indonesia dalam upaya pelestarian dan promosi kekayaan budaya serta sejarah nasional dan dunia.

“Perlu diingat juga bahwa penetapan ini bukan merupakan tujuan akhir, melainkan bagian dari langkah bersama untuk menjaga nilai sejarah kita hingga generasi yang akan datang. Semoga penetapan ini menjadi keberlanjutan pengakuan Unesco atas penting lainnya di Indonesia,” kata Direktur Jenderal Informasi dan Diplomasi Publik Kemenlu, Teuku Faizasyah.

Baca juga: Muhibah Jalur Rempah Perjuangkan Tenun NTT Jadi Warisan Budaya Dunia

Teuku Faizasyah resmi menerima tiga sertifikat Ingatan Kolektif Dunia Unesco yang diserahkan oleh Wakil Tetap Indonesia di Unesco, Ismunandar pada 3 Juli 2023.

Penetapan serta penyerahan tiga sertifikat oleh Unesco menjadikan Indonesia memiliki 11 dari total 496 dokumen Ingatan Kolektif Dunia. Delapan lainnya adalah Arsip VOC, Arsip Konferensi Asia Afrika, Babad Diponegoro, Arsip Konservasi Borobudur, Arsip Tsunami, La Galigo, Nagarakartagama, dan Cerita Panji.

Unesco juga telah menetapkan empat geopark Indonesia sebagai Unesco Global Geopark tahun 2023 yaitu Ijen Geopark, Maros Pangkep Geopark, Merangin Geopark dan Raja Ampat Geopark.

Dengan tambahan empat geopark, maka Indonesia sudah memiliki 10 dari total 195 geopark di dunia. Enam geopark lainnya adalah Batur, Gunung Sewu, Cileteuh, Rinjani – Lombok, Toba, dan Belitong.

Kemenlu menyatakan, dengan pencapaian ini, Indonesia semakin meneguhkan posisinya sebagai negara dengan kekayaan budaya dan sejarah yang luar biasa. Ini juga menjadi langkah maju dalam mempromosikan kebudayaan Indonesia di dunia internasional. *****

Tags: ##ArsipdokumenterIndonesia#IngatanKolektifDunia#Kementerianluarnegeri#Soekarno#Unesco
Rita Hasugian

Rita Hasugian

Baca Juga

Erik Saka, anak Frans Xaver Saka dan istrinya Clotilde Min Mesak menuangkan angur kolesom saat sembahyang Imlek di rumah mereka di Weluli, Kabupaten Belu, NTT. (Yanti Mesak/KatongNTT)

Tradisi Sembahyang Imlek di Weluli

by Yanti Mesak
3 Maret 2026
0

Untuk menyambut Tahun Baru Imlek 2577 yang dimulai pada 17 Februari 2026 dan berakhir pada 3 Maret 2026, keluarga Frans...

Jalan rusak parah di Desa Natarmage, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, NTT (Yohanes Fandi/KatongNTT)

Antara Jalan Rusak, Gagal Panen, Obat Kosong dan Semarak Kemerdekaan

by Difan Fandi
18 Agustus 2025
0

Desa Natarmage - Pagi itu, saya berangkat dari Desa Pruda menuju Natarmage, Kecamatan Waiblama, untuk mengikuti perayaan HUT RI ke-80...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati