Kupang – Hari Tanpa Hujan (HTH) Kategori Ekstrem Panjang atau paling lama bakal dialami 11 kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kategori Ekstrem Panjang ini ialah tak adanya hujan lebih dari 60 hari sesuai prakiraan Badan, Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG).
Baca juga: Kemarau Landa NTT, Budidaya Singkong Jadi Pilihan Atasi Krisis Pangan
Kepala Stasiun Klimatologi Klas II NTT, Rahmatulloh Adji, menyampaikan ini berdasarkan analisis kondisi dan prediksi per 20 September 2023.
11 Kabupaten ini antara lain Ende, Sikka, Sumba Timur, Sabu Raijua, Rote Ndao, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Flores Timur (Flotim) dan Lembata.
Adapun rincian wilayah yang terdampak HTH Ekstrem Panjang ini yaitu :
– Ende di sekitar Warukasu.
– Sikka di sekitar Stamet Fransseda, Magepanda, Waigete dan Bola.
– Sumba Timur di sekitar Malahar, Lambanapu dan Kamanggih.
– Sabu Raijua di sekitar Daieko.
Baca juga : Perubahan Iklim, Limbah Makanan dan Pangan Berkelanjutan di Flores Barat
– Rote Ndao di sekitar Papela dan Feapopi.
– Kota Kupang di sekitar Staklim Nusa Tenggara Timur, Stamet El Tari, Stamet Tenau, Sikumana, Bakunase, Oepoi, Naioni, Fatubena dan Mapoli.
– Kabupaten Kupang di Batuliti, Baumata, Oelnasi, Oenesu, Oemofa, Naibonat, Oekabiti, Lelogama, Hueknutu dan Sulamu.
– TTU di sekitar Sap’an dan Lurasik.
Baca juga : El Nino, Pangan Lokal, Bapanas, dan Cium Nasi Putih
– Belu di sekitar Atambua, Fatubenao, Umarese, Fatukmetan, Fatulotu, Haekesak dan Pos Met Atambua.
– Flotim di sekitar Boru dan Lemanu serta
– Lembata di sekitar Nagawutung.
Baca juga : Akses dan Geografis NTT Pengaruhi Penyaluran Beras Bantuan Pangan
Adapun wilayah yang mengalami curah hujan kategori menengah diantaranya adalah sebagian kecil Kabupaten Manggarai Barat, sebagian kecil Kabupaten Manggarai serta sebagian kecil Kabupaten Manggarai Timur.
Berdasarkan peta prakiraan probabilistik, kata dia, peluang curah hujan pada dasarian III September 2023 juga masuk kategori rendah.
Baca juga : El Nino, Inflasi, dan Makan Tanpa Beli
Untuk pemerintah daerah, institusi terkait dan seluruh masyarakat diharapkan untuk lebih siap dan antisipatif terhadap kemungkinan dampak ini.
“Dengan informasi ini pemerintah daerah dapat lebih optimal mengantisipasi,” sebutnya. ****




