• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Minggu, Agustus 16, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Akses dan Geografis NTT Pengaruhi Penyaluran Beras Bantuan Pangan 

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
Akses dan Geografis NTT Pengaruhi Penyaluran Beras Bantuan Pangan 

Warga kurang mampu mengantre untuk menerima bantuan pangan di Kantor Pos Indonesia. (Putra Bali Mula - KatongNTT)

0
SHARES
18
VIEWS

Kupang – Kondisi geografis dan aksesibilitas di Nusa Tenggara Timur (NTT) mempengaruhi penyaluran beras bantuan pangan.

Bantuan pangan ini merupakan program dari Badan Pangan Nasional (BAPANAS). Bulog sebagai pelaksana menunjuk PT Pos Indonesia sebagai penyalur.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Menurut Manajer Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog Kanwil NTT, Faizal Jafar, bantuan ini sebanyak 17.400 ton beras yang alokasinya selama 3 bulan sedari Maret.

Baca juga : Tidak Ada Beras Ilegal ke Timor Leste, Stok Lebaran Dalam Perjalanan

BAPANAS menetapkan prosedur penyalurannya bertahap mulai Maret terlebih dahulu lalu April dan Mei. Per bulannya 10 kilogram beras.

Sedangkan penerima bantuan pangan dari Kabupaten Kupang misalnya, mereka harus datang ke Kota Kupang untuk mengambil jatah beras 10 kilogram tersebut setiap bulan.

Untuk itu Bulog meminta kepada BAPANAS agar penyalurannya disalurkan 30 kilogram sekaligus.

Baca juga : Stok Beras Bulog Kosong Dua Pekan, Pembeli Beralih ke Premium

“Karena kalau tidak begitu lebih mahal ongkos masyarakat datang ambil ke sini. Cuma karena kita di NTT geografisnya itu jadi kita minta dukungan BAPANAS untuk alokasikan 3 bulan langsung tidak bertahap lagi,” tukas Faizal belum lama ini.

Akses dan geografis ini tentu saja mempengaruhi target penyaluran. Hingga akhir Mei tercatat penyaluran untuk Maret sebesar 65 persen, 11 persen di April dan 6 persen untuk Mei. Presentase ini berbeda dengan target nasional karena tidak disalurkan bertahap.

Seharusnya penyaluran ini berakhir Mei di seluruh Indonesia tetapi BAPANAS memberikan perpanjangan waktu hingga akhir Juni.

Baca juga : Akses Timor Lumpuh Total, Butuh 2 Pekan Keruk Longsor di Takari

Beras bantuan ini berasal dari daerah surplus seperti Jawa Timur (Jatim) atau Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Sulawesi. NTT, Maluku, Sulawesi Utara dan Papua termasuk daerah yang defisit beras.

Bantuan pangan ini juga berasal dari beras impor yang dialokasikan untuk Pulau Timor. Sedangkan Pulau Sumba dan Flores mendapatkan jatah beras dari Jatim.

Pengirimannya pun tidak sekaligus sesuai dengan jumlah pesanan. Misalnya dipesan 10 ribu ton maka yang tiba 250 sampai 1000 ton. Memang 1 kapal pembawa kontainer itu tidak bisa mengangkut beras saja tetapi juga logistik lainnya.

Baca juga : NTT Kekurangan Petani Milenial, Ini Dampak dan Tantangannya!

“Memang kita minta bantuan dari teman-teman di pusat untuk percepatan pengiriman stok,” ungkap dia.

Apabila dengan bantuan ini tidak berdampak pada harga pasar maka kuotanya kemungkinan akan ditambahkan atau digelar Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan Beras (SPHP) lagi.

SPHP sendiri berupa operasi pasar yang digelar Bulog bersama mitra daerah sehingga masyarakat dapat membeli pangan secara langsung.****

Tags: #aksesNTTminim#bantuanpangan#Bapanas#berasbantuanbulog#berasbulog#Bulog#bulogntt#Masyarakatmiskin
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati