Yogyakarta – Kisah superhero “Tira” menjadi salah satu film yang akan tayang pada bulan Desember 2023. Film serial buatan Jagat Sinema Bumi Langit dan Disney ini diputar perdana pada perhelatan Jogja-NETPAC Asian Film Festival (JAFF) 2023 di Yogyakarta, Rabu (29/11/2023).
Petualangan seru Tira hadir dengan delapan episode akan menghibur para penonton mulai tanggal 16 Desember 2023 yang tayang secara eksklusif hanya di Disney+ Hotstar. Dalam tayang perdana tersebut mendapatkan sambutan hangat dari para penonton. Mereka terkesan dengan film superhero , terutama penampilan sosok Suci yang diperankan Chelsea Islan.
Selain Chelsea Elizabeth Islan (Suci/Tira), pemeran lainnya adalah Bhisma Mulia (Ben), Karina Suwandi (Widya), Jeremie J Tobing (Haikal), Agnes Naomi (Maudy), Asri Welas (Wenny), Egi Fedly (Angkasa) dan Marcell Siahaan (Gun).
Baca : Dua Sisi Komodo, Dragon For Sale vs The Glorious Komodo Island
Serial ini mengisahkan seorang gadis muda bernama Suci yang merupakan mahasiswi dan memiliki kerja sampingan sebagai stuntwoman. Namun kehidupannya berubah setelah dia memergoki ritual 9 naga di salah satu gedung kosong. Naga Tira hinggap menjadi kutukan padanya dan dia harus mencari tahu apa yang terjadi padanya selama 40 hari.
Tonton : TIRA | Teaser Trailer | Disney+ Hotstar Indonesia
“Film ini diproduksi sejak 2020 ketika masa pandemi, kami terinspirasi dari Komik Tira karya Gun Mardiyono. Kita membutuhkan waktu tiga tahun karena harus mengumpulkan sumber daya terbaik yang tersebar di Asia Tenggara (baik sumber daya manusia maupun teknologi),” kata eksekutif produser Joko Anwar.
Joko mengatakan, serial Tira akan memberikan kejutan-kejutan terkait kemunculan karakter jagoan-jagoan baru, terutama pada bagian akhir cerita. “Kejutannya ada di akhir episode delapan,” ungkap dia.
Baca : Festival Budaya eNTeTe Bakal Digelar di Kota Bogor
Sutradara Zahir Omar berusaha menggambarkan pada film tersebut bahwa Naga Tira dalam cerita itu memang hanya ada di Indonesia, sehingga digabungkannya dengan naga Jawa yang merupakan hewan mitologi dengan Komodo. Ia memastikan proses kreatif itu butuh riset mendalam agar tepat, baik dari cerita maupun tayangan visual.
Baca : Penjual Anak Komodo 5 Kali Layani Pesanan dari Bali dan Jawa
“Terutama dari sisi bentuk bagaimana agar berbeda dengan naga Barat atau Chinese, kita punya Komodo Dragon, lalu digabungkan,” ujarnya seperti ditulis sejumlah media.
Sambutan hangat pun berdatangan, sebagaimana tanggapan dalam Teaser Trailer yang dirilis Disney+ Hotstar Indonesia. “Salut buat bumilangit yg masih gigih membangun industri film superhero lokal. Semoga kali ini dan ke depannya makin sukses dgn projek2nya,” demikian tulis akun @silverwalker1995. [Anto]




