Kupang – Jelang akhir 2023 ini baru 6 dari 21 kabupaten di Nusa Tenggara Timur (NTT) yang 100 persen menyalurkan dana desa.
Menurut Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi NTT, 6 kabupaten yang telah menyelesaikan penyaluran dana desa ini ialah Alor, Rote Ndao, Ngada, Manggarai, Manggarai Barat dan Sumba Barat.
Baca juga : Kades di Kupang Ingin Prioritas Penggunaan Dana Desa Dihapus
“Ada 6 kabupaten yang menyelesaikan penyaluran Dana Desa tahun 2023 sampai 100 persen,” papar Edy Purwanto, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kantor Wilayah DJPb NTT.
Dana desa yang terealisasi 100 persen ini, kata dia, yaitu Kabupaten Alor yang jumlahnya sebesar Rp 134,40 miliar, Ngada sebesar Rp 107,58 miliar, Manggarai senilai Rp 127,98 miliar, Sumba Barat senilai Rp 59,75 miliar, Rote Ndao senilai Rp 107,81 miliar dan Manggarai Barat senilai Rp 145,59 miliar.
Baca juga: Dibantu Dana Desa, 33 Pengantin di Sikka Tanam 1320 Pohon Pisang
Secara keseluruhan, menurut Edy, penyaluran dana desa di NTT memang sudah sangat baik. Total penyaluran dana desa per 30 November 2023 ini sebesar Rp 2,54 triliun atau 92,1 persen dari total pagunya.
“Untuk 3.026 desa di NTT ini realisasi yang cukup baik,” ujarnya di Hotel Harper Kupang, Kamis 7 Desember 2023.
Selain itu, kata dia, ada tambahan dana lagi berupa alokasi kinerja pemerintah desa karena penyaluran dana desa yang cukup baik tahun ini.
Baca juga : Warga Desa Bisa Punya Saham di Pasar Modal
“NTT mendapatkan tambahan lagi untuk 615 desa sebesar Rp 76,71 miliar karena kinerjanya dianggap baik. Tahun ini pemerintah memberikan apresiasi bagi desa-desa yang terbaik di seluruh kabupaten,” lanjut Edy.
Alokasi tambahan dana ini pun yang terbesar adalah di Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) yang mencakup 51 desa.
“Tahun ini terbesarnya di TTS sebesar Rp 7,12 miliar untuk 51 desa,” ungkap dia lagi.
Baca juga: Gaet Perusahaan China, KKP Kembali Garap Udang Sumba Timur
Bila melihat total dana desa yang terbesar di NTT memang di Kabupaten TTS karena mencapai Rp 250,74 miliar. Jumlah ini paling tinggi di NTT diikuti Ende sebesar Rp 213,12 miliar. ***




