• Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak
Kamis, Juli 2, 2026
  • Login
Katong NTT
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi
No Result
View All Result
Katong NTT
No Result
View All Result
Home Bisnis

Kades di Kupang Ingin Prioritas Penggunaan Dana Desa Dihapus

Tim Redaksi by Tim Redaksi
3 tahun ago
in Bisnis
Reading Time: 2 mins read
A A
0
UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual Belum Bisa Diterapkan

Ilustrasi Undang-undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). (Dok. Pixabay)

0
SHARES
52
VIEWS

Kupang – Kepala desa (kades) di Kabupaten Kupang ingin prioritas penggunaan dana desa dihapus dan ditentukan sendiri oleh pihak desa.

Usulan ini pun sudah disampaikan kepada DPR RI agar prioritas penggunaan dana desa yang akan diturunkan lewat Permendes tiap tahunnya tidak lagi berlaku.

BacaJuga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

29 Juni 2025
Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

12 September 2024

Baca juga : Belasan Desa di NTT Sepakat Buat Perdes Inklusi

Kepala Desa Besmarak, Petrus Timate, mengatakan selama ini selalu ada patokan prioritas penggunaan dana desa dan juga alokasi dananya.

Menurut dia kepala desa merasa dikekang apabila sudah ada prioritas penggunaan dana dan alokasi anggaran per bidangnya dalam Permendes yang keluar setiap tahun.

Baca juga : Belasan Desa di NTT Sepakat Buat Perdes Inklusi

“Kami berharap agar ke depan itu tidak ada prioritas penggunaan dana desa lagi agar desa bisa membuat perencanaan berdasarkan kebutuhan desa,” ucapnya Rabu, 27 September 2023 di Sahid T-More Kupang.

Hal itu dikemukakan beberapa kades dalam workshop bertema perencanaan pembangunan desa berperspektif GEDSI dalam penyusunan perdes penyelenggaraan desa Inklusi.

Baca juga : Jadi Pelopor Cegah TPPO, NTT Punya 174 Desa Sadar Hukum

Ia menyampaikan kebutuhan masing-masing desa yang berbeda tentunya menjadi dasar agar aturan ini dibenahi ke depannya lagi.

Contohnya dalam Permendes tahun sebelumnya menyebut 20 persen penggunaan Dana Desa untuk ketahanan pangan sedangkan ada desa yang di saat yang sama bukan menjadikan ketahanan pangan prioritas.

“Itu salah satu usulan kita ke DPR agar supaya dalam perubahan undang-undang desa ini kalau bisa prioritas penggunaan anggaran ini kementerian tidak boleh gunakan lagi,” lanjut dia.

Baca juga : Warga Desa Bisa Punya Saham di Pasar Modal

Usulan ini sudah sampai ke pusat, ungkapnya lagi, dan juga sudah pernah dibawa dalam demonstrasi yang dilakukan kepala desa sebelumnya.

Selain soal prioritas penggunaan dana desa juga diinginkan kejelasan status aparat desa. Menurut dia status aparat desa saat ini tidak jelas apakah P3K atau PNS.

“Ini yang kita ingin perjelas karena aparat desa ini masuk SMA atau sarjana tetap gajinya sama,” tukas dia. ****

Tags: #hapusprioritasanggarandanadesa#kadesprotesUUdesa#Revisiundang-undangdesa#UUDesa
Tim Redaksi

Tim Redaksi

Media berita online berkantor di Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Fokus pada isu-isu ekonomi, sosial, budaya, kesehatan, dan lingkungan.

Baca Juga

Produk olahan hasil laut NTT oleh UMKM CV Elitism di Kupang Exotic Festival 2025 di halaman kantor Gubernur NTT, 26 Juni 2025. (Rita Hasugian/KatongNTT)

UMKM NTT Mulai Olah Hasil Laut Jadi Produk Unggulan

by Rita Hasugian
29 Juni 2025
0

Di tengah laut biru dan pantai berpanorama indah, potensi ekonomi dari hasil laut di Nusa Tenggara Timur masih tersembunyi di...

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

Warga Desa Kairane di NTT Rawat 9 Jenis Bibit Jagung Lokal dari Kepunahan

by Rita Hasugian
12 September 2024
0

Boleh jadi kita tidak pernah terlintas cari tahu tentang jenis jagung yang kita konsumsi, apakah berasal dari bibit jagung lokal...

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Katong NTT

Merawat Suara Hati

Menu

  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Kontak

Follow Us

Welcome Back!

Sign In with Facebook
Sign In with Google
Sign In with Linked In
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Sorotan
  • Perempuan dan Anak
  • Cuaca, Iklim dan Lingkungan
  • Pekerja Migran & Perdagangan Orang
  • Lainnya
    • Bisnis
      • Agribisnis
      • Industri Pariwisata
    • Inspirator
    • Opini
    • Pemilu 2024
    • Kolaborasi
      • Cerita Puan
      • Dekranasda Provinsi NTT
      • Kabar dari Badan Penghubung NTT
      • Media dan Literasi

Merawat Suara Hati